Ketua AJKT : Bak Pisau Bermata Dua, Jurnalis Harus Objektif

Rabu, 31 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) menghadiri undangan diskusi publik secara video converence (vidcon) di Mapolres Kutim, membahas Kemerdekaan Pers dan Perlindungan Jurnalis, hybird langsung dari Mabes Polri.

Di Ruang Vidcon Mapolres Kutim, mewakili Kapolres AKBP Ronni Bonic, hadir Wakapolres Kompol Herman Sopian didampingi Kasi Humas AKP Totok Puji, beserta jajaran.

photo bersama
Photo Bersama, AJKT, PWI dan Kasi Humas Polres Kutai Timur usai mengikuti gelaran vidcon. (*/ist)

Ketua AJKT Raymond Chouda hadir didampingi Ketua Bidang OKK Zulhamri dan Ketua Hubungan Antar Lembaga Fantriansyah, dan Heristal. Hadir pula Ketua PWI Kutim Ibnu Djuraid dan Sekretaris Wardi beserta Bendahara Irfan Aditama.

Materi yang dibahas dalam diskusi di Mabes Polri bersama sejumlah organisasi pers tersebut, yakni menekankan agar pers bisa berperan dengan lebih independen. Juga agar pers selalu hidup dan eksis, agar menjadi media terpercaya di tengah gempuran informasi dari berbagai platform.

Ketua AJKT, Raymond Chouda
Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), Raymond Chouda. (bl/sangattaku.com)

Raymond mengatakan, sebagaimana dibahas dalam diskusi virtual tersebut, bahwa posisi pers haruslah tidak berada di kekuasaan pemerintah, tapi juga tidak dalam posisi oposisi yang selalu mengkritik mencari kesalahan.

“Kita sebagai pers harus bisa menjadi seobjektif mungkin, berindependen, dengan keseimbangan coverboth side pada pemberitaan. Karena jurnalis adalah profesi yang penuh dengan tanggung jawab,” ulas Raymond.

“Berada di kekuasaan bisa berbahaya, berada di oposisi juga sama halnya. Kita perlu lebih menjadi objektif,” lanjutnya. (*/AJKT)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Bupati Kutai Timur Soroti Sengketa Lahan dan Kepastian Aset Pemerintah
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WITA

Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat

Selasa, 29 September 2026 - 14:35 WITA

Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:04 WITA

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Jumat, 25 September 2026 - 16:09 WITA

Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA