Mubes V Temenggung Jalung, Konsolidasi Dayak Kenyah untuk Masa Depan Lebih Baik

Kamis, 13 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baner Kominfo

SANGATTAKU – Musyawarah Besar V Temenggung Jalung Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem telah resmi dimulai di Desa Long Pejeg, Kecamatan Busang. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, dan diikuti oleh 1.680 peserta dari Kota Samarinda, Balikpapan, Kukar, dan Kutim sejak Rabu (12/7/2023) hingga Sabtu (15/7/2023).

Musyawarah Besar ini diselenggarakan setiap lima tahun sekali dengan tujuan untuk memilih kepengurusan baru yang solid dan mendukung program pembangunan pemerintah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kasmidi Bulang berharap agar seluruh peserta dapat aktif mengikuti semua kegiatan yang telah diselenggarakan.

Pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang pertanda Musyawarah Besar V Temenggung Jalung Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem resmi dibuka. (*/ist)

“Selamat bermusyawarah dan saya harap Mubes ini menghasilkan kepengurusan baru yang solid dan terus mendukung program pembangunan pemerintah. Untuk itu, kita harus sinergi,” tegas Kasmidi.

Selain membahas tentang pemilihan kepengurusan baru, Mubes ini juga menanggapi permintaan bantuan mobil ambulans. Wakil Bupati menyatakan kesiapannya untuk membantu warga dan menyediakan mobil ambulans. Transportasi yang representatif seperti ambulans memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Rencananya, minggu depan akan dijadwalkan pemberian ambulans sebagai bagian dari program yang dijanjikan kepada beberapa paguyuban atau kerukunan warga Dayak Kenyah. Terkait masalah listrik, Wabup berencana untuk membahasnya dengan mengundang pihak-pihak berkompeten seperti PLN dan perusahaan swasta yang terkait.

“Minggu depan akan kita undang yang berkompeten atau yang ada hubungannya dengan listrik, seperti PLN dan perusahaan swasta yang ada,” jelasnya.

Mubes V ini juga menjadi ajang pertemuan Dayak Kenyah untuk mendengarkan nasihat orang tua. Ada lima nasihat dari leluhur Kerukunan Dayak Kenyah yang harus disampaikan kepada generasi penerus. Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk mendukung program pembangunan dengan cara mengajarkan warga Dayak Kenyah untuk menjunjung tinggi dan taat pada hukum yang berlaku.

Baca Juga  Lanjut ke Perguruan Tinggi Ternama, Pemkab Kutim Siapkan Beasiswa Penuh Untuk 50 Mahasiswa

Diharapkan dengan terselenggaranya Mubes V Temenggung Jalung Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bem, komitmen untuk pelestarian adat dan budaya serta pembangunan yang berkelanjutan dapat semakin ditingkatkan. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

976Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA