Menyambut Era Digital, Bank Kaltimtara dan Disdikbud Kutim Sosialisasikan Kembali Aplikasi SIPlah-ATKP

Senin, 31 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Inisiatif modernisasi dalam dunia pendidikan terus berlanjut. Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur (Kutim), bekerja sama dengan Bank Kaltimtara Cabang Sangatta, memulai sosialisasi tahap pertama terkait Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPlah) dan Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah (ATKP). Sosialisasi ini dilakukan di Ruang Meranti, Kantor Bupati pada Senin (31/7/2023), dan dihadiri oleh perwakilan dari 91 sekolah di wilayah Kutim.

Kadisdikbud Kutai Timur, Mulyono saat memberikan sambutan pada sosialisasi SIPlah-ATKP. (*/ist)

Sosialisasi ini merespons regulasi Permendikbud Nomor 14 tahun 2020 yang mengamanatkan bahwa seluruh pengadaan barang/jasa di dunia pendidikan harus dilakukan melalui platform “marketplace” dan menuju transaksi non-tunai.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa para Kepala Sekolah, Bendahara, dan Operator di tingkat SD dan SMP diundang dalam kegiatan ini. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan di sekolah, termasuk cek saldo, mutasi antar bank, dan pengadaan alat tulis kantor, serta transaksi lainnya. Mulyono juga mengungkapkan rencana untuk menerapkan aplikasi SIPlah-ATKP di seluruh sekolah di Kutim.

“Dalam beberapa tahap ke depan, seluruh sekolah di Kutim diharapkan akan menggunakan aplikasi SIPlah-ATKP ini. Kami akan bekerja sama dengan Diskominfo-Staper untuk mengidentifikasi wilayah yang masih belum terjangkau oleh layanan ini,” ungkap Mulyono.

Pada kesempatan sosialisasi ini, Triasto Hamundipto, Penyelia Prospek Costumer dan Layanan Prioritas dari Bank Kaltimtara Cabang Sangatta, memberikan penjelasan rinci. Ia menggambarkan ATKP sebagai Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Bankaltimtara, yang dapat diakses oleh nasabah pemerintah untuk melakukan transaksi perbankan dan pengelolaan keuangan melalui jaringan internet yang terintegrasi dengan SIPlah.

SIPlah sendiri dirancang untuk mempermudah proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di satuan pendidikan, dengan tujuan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan aplikasi ini, sekolah dapat berbelanja secara daring dan transparan, dengan pembayaran yang langsung tercatat secara real-time. Aplikasi ini telah terintegrasi dengan 18 platform marketplace seperti Blibli, BizOne, Eureka, dan lainnya.

Baca Juga  Sah, Hari Ini Yulianus Resmi Menjadi Bacaleg Perindo Kutim

Salah satu tujuan utama dari sosialisasi SIPlah-ATKP adalah mendorong penggunaan non-tunai. Integrasi antara dua aplikasi ini diharapkan dapat membawa manfaat berbelanja daring secara aman dan transparan, serta memudahkan pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

1.2kDibaca

Berita Terkait

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru