Cuaca Panas Ekstrim, Ketua DPRD Kutim Minta Masyarakat Waspada Risiko Kebakaran

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kutai Timur (Kutim), Joni, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran selama musim kemarau. Cuaca yang panas dan kekeringan dapat meningkatkan risiko kebakaran, dan Joni mengingatkan agar semua pihak berhati-hati.

“Musim kemarau seperti ini sangat rentan terjadi kebakaran, apalagi di lingkungan perumahan atau hutan. Percikan api kecil saja bisa mengakibatkan kebakaran yang mengakibatkan kerugian luar biasa,” ungkap Joni.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni. (Yudhie/sgtu)

Ketua DPRD Kutim menyoroti beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian khusus dalam mencegah kebakaran. Pertama, ia mengingatkan agar saat membakar sampah, warga harus memilih lokasi yang aman dan memastikan tidak ada potensi api merambat.

“Kalau bakar sampah, harus perhatikan di mana kita bakar sampah, apakah tidak ada potensi merambat ke mana-mana. Kalaupun tidak ada potensi merambat, tetap harus dijaga, sampai api mati sebelum ditinggalkan, siram dengan air untuk memastikan memang benar-benar tidak ada bara,” tegasnya.

Joni juga mencatat bahwa kehati-hatian perlu diterapkan saat memasak. Kompor yang lupa dimatikan bisa menjadi sumber potensial kebakaran. Selain itu, ia menyoroti potensi korsleting kabel yang dapat menyebabkan kebakaran.

“Penting juga untuk memastikan bahwa sambungan kabel tidak mengalami korsleting, yang bisa mengakibatkan kebakaran,” sambungnya.

Tak hanya itu, Joni memberikan peringatan kepada perokok untuk lebih berhati-hati. Puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menyulut kebakaran, terutama karena kondisi kering selama musim kemarau.

“Bahkan bagi masyarakat yang sering merokok, juga dapat potensial untuk menyulut kebakaran, jika puntung rokok dibuang sembarangan. Sebab dengan kondisi kemarau, maka semua jadi kering, sangat rentan terbakar,” tambahnya.

Dengan himbauan ini, Joni berharap masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam mencegah kebakaran selama musim kemarau. Kewaspadaan dan tindakan pencegahan dapat mengurangi risiko kebakaran yang dapat mengancam nyawa dan harta benda. (AD01/Sek-DPRD)

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA