Disperindag Kutai Timur Susun Pergub, Tertibkan Pengetap BBM

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) tengah mengambil langkah signifikan untuk menertibkan aktivitas pengetap Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap menimbulkan kelangkaan di masyarakat. Dalam upaya tersebut, Disperindag Kutim melakukan studi tiru ke Samarinda guna mempelajari strategi yang efektif dalam mengendalikan distribusi BBM secara lebih merata dan tepat sasaran.

Fungsional Pengawas Perdagangan Disperindag Kutim, Achmad Doni Erviady. (*/ ist)

Fungsional Pengawas Perdagangan Disperindag Kutim, Achmad Doni Erviady, mengungkapkan bahwa langkah awal dalam penertiban ini adalah dengan menyusun Peraturan Bupati (Perbub) yang akan menjadi landasan hukum pengaturan pengecer BBM di Kutai Timur. “Saat ini kami sedang menyusun Perbub untuk mengatur para pengecer. Untuk tahap awal, pembelian BBM akan dilakukan menggunakan barcode yang memuat jatah pengambilan BBM per hari, yaitu maksimal 120 liter,” jelas Doni.

Penggunaan barcode ini menjadi solusi yang diharapkan mampu mengontrol pembelian BBM dengan lebih baik. Meskipun barcode memungkinkan pembelian hingga 120 liter, aturan baru ini mengharuskan pengguna untuk hanya melakukan satu kali pembelian dalam sehari. Artinya, jumlah BBM yang bisa dibeli disesuaikan dengan kapasitas tangki kendaraan. “Jika tangki mobil hanya 50 liter, maka hanya 50 liter yang bisa dibeli per hari. Meskipun jatahnya 120 liter, barcode tidak bisa digunakan kembali untuk mengisi di SPBU yang sama setelah pengisian pertama,” tambahnya.

Dengan penerapan barcode, aturan lama yang sebelumnya membatasi pembelian BBM hingga 40 liter per hari tidak akan berlaku lagi. Penerapan ini memberikan jatah harian yang lebih besar, namun tetap dalam batasan yang terkontrol. Namun, Doni menekankan bahwa pembelian BBM tambahan di luar jatah barcode, khususnya untuk pengendara yang melakukan perjalanan jauh, harus menggunakan BBM non-subsidi.

Baca Juga  Kembangkan Potensi Koperasi di Kutai Timur, Diskop UKM Gelar Bimtek

Doni juga mengakui bahwa meskipun sistem barcode ini dapat meningkatkan pengawasan, tidak sepenuhnya mampu mencegah pengetap BBM yang memiliki banyak kendaraan. “Memang benar, jika pengetap memiliki beberapa mobil, mereka bisa mengisi setiap mobilnya dengan barcode. Hal ini menjadi kendala yang masih belum bisa kami atasi,” pungkasnya.

Penertiban pengetap BBM ini diharapkan dapat mengurangi praktik-praktik yang merugikan masyarakat, memastikan distribusi BBM lebih merata, dan mencegah kelangkaan BBM di Kutai Timur. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya energi yang lebih efektif dan adil. (AD01/ Diskominfo Kutim)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA