Pelatihan Kebencanaan Kutai Timur: Kasmidi Bulang Dorong Pemahaman Pola Tanggap Darurat

Senin, 22 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, menegaskan bahwa penanganan kebencanaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban semua stakeholder, termasuk organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat itu sendiri. Hal tersebut diungkapkanya saat membuka pelatihan dasar Tim Reaksi Cepat (TRC) multi-sektor yang diselenggarakan oleh Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim di Hotel Royal Victoria, Senin (22/7/2024) pagi.

“Pemerintah hadir untuk bisa mensuport fasilitas yang di butuhkan untuk membantu penanganan kebencanaan itu sendiri,” ujar Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kutim ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pola tanggap kebencanaan di Kabupaten Kutim dan menginventarisasi pasca bencana. Kasmidi Bulang berharap pelatihan ini dapat menyamakan pemahaman dan standar dalam pengumpulan data agar keputusan terkait status tanggap darurat dapat diambil secara akurat.

“Kalau kita nggak paham polanya dan tidak tau cara penanganannya, terutama berkaitan dengan data yang bisa berbeda-beda dampaknya bisa salah dalam mengambil keputusan terkait status tanggap darurat. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa seragam sehingga bila terjadi bencana datanya sama,” jelasnya.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, dari 22 hingga 24 Juli 2024, ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait penanganan kebencanaan.

“Selain kita juga sudah ada Perda yang mengatur terkiat penanganan kebencanaan. Penguatan ini juga perlu didorong tidak hanya sebatas pengembangan kualitas SDM kita namun perlu adanya support fasilitas penunjang berupa alat yang memiliki tekhnologi yang lebih memudahkan jajaran ataupun relawan dalam membantu penanganan kebencanaan,” papar Kasmidi.

“Dan pemerintah daerah siap untuk itu,” imbuhnya.

Baca Juga  Peserta Didik Menyebar Dari Seluruh Kecamatan Hingga Luar Daerah, Wabup Sebut SMKN 2 Perlu Asrama

Kepala Bidang Kedaruratan Peralatan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menjelaskan bahwa peserta pelatihan kali ini berasal dari berbagai sektor, termasuk perwakilan perangkat daerah, mahasiswa, relawan, dan organisasi kemasyarakatan.

“Pelatihan kali ini lebih menitikberatkan bagaimana tata cara pelaporan data terkait jumlah korban bencana. Sehingga dari hasil laporan tersebut bisa dijadikan acuan oleh Kepala Daerah untuk mengambil keputusan terkait status bencana apakah dalam kondisi tanggap, darurat atau transisi,” kata Naim. (AD01/ Diskominfo Kutim)

778Dibaca

Berita Terkait

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru
Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ
Wakil Bupati Mahyunadi Dorong Penambahan Kader Bela Negara hingga Kecamatan
Kualitas Udara Memburuk, Disdikbud Kutim Liburkan Sekolah dan Terapkan Pembelajaran Daring
Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Jumat, 25 September 2026 - 16:09 WITA

Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Jumat, 25 September 2026 - 14:26 WITA

GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WITA

IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WITA

Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA