Monev Keterbukaan Informasi, Kutai Timur Tuai Apresiasi Komisi Informasi Kaltim

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Tim monitoring dan evaluasi dari Komisi Informasi Kalimantan Timur memuji langkah-langkah signifikan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan layanan publik. Kepala Komisi Informasi Kaltim, Imran Duse, menyatakan bahwa pelaksanaan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Saya melihat banyak peningkatan signifikan di Kutai Timur, terutama terkait penyelenggaraan monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilakukan secara mandiri,” ujar Imran. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya berdampak positif pada penilaian PPID, tetapi juga menunjukkan kesiapan perangkat daerah dalam mendukung program-program pemerintah.

Menurut Imran, salah satu indikator utama keberhasilan adalah kehadiran kepala badan publik langsung dalam pemaparan. “Sesuai ketentuan, pemaparan oleh pimpinan tertinggi badan publik memberikan nilai maksimal,” jelasnya.

Imran juga mengapresiasi langkah Kutim dalam memperbaiki kelemahan yang ada. Penyediaan website untuk setiap OPD dan desa menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kutim menuju keterbukaan informasi. “Ini langkah konkret yang harus diapresiasi. Penyebaran informasi kini menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pelibatan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Pendidikan, RSUD Kudungga, Diskominfo Staper, dan Pengadilan Agama, dalam evaluasi PPID. Menurutnya, ini menjadi contoh koordinasi yang baik antara berbagai instansi.

Namun, Imran juga mengingatkan bahwa peningkatan ini harus diiringi dengan konsistensi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. “Kutim sudah berada di jalur yang benar. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kualitas layanan sekaligus mendorong inovasi lebih lanjut,” ujarnya.

Imran berharap langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Kutim dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan Timur. “Kita ingin keterbukaan informasi menjadi budaya yang melekat dalam pelayanan publik, bukan sekadar pemenuhan regulasi,” tutupnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur
Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang
Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah
DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:41 WITA

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:51 WITA

DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:41 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:11 WITA