Kasus COVID-19 Muncul Kembali, Satu Warga Kutai Timur Terkonfirmasi

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Munculnya kembali kasus COVID-19 di Samarinda memicu kekhawatiran masyarakat, terutama setelah dikonfirmasi bahwa salah satu pasien merupakan warga ber-KTP Kutai Timur. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Dr. Bahrani, mengatakan bahwa benar saat ini COVID kembali muncul di beberapa negara, namun varian kali ini dikatakan tidak mematikan.

Ia menjelaskan bahwa status COVID-19 yang awalnya dari pandemi sekarang menjadi endemi. Artinya, virus masih ada namun tidak lagi menyebar secara masif.

Menurut konfirmasi yang diterima, Dr. Bahrani menjelaskan pasien tersebut diketahui memiliki penyakit penyerta serius.

“Pasien itu sebelumnya pernah menjalani pengobatan di Samarinda karena penyakit di bagian perut yang tergolong keganasan. Saat ini keberadaannya masih ditelusuri karena berpindah-pindah,” terangnya pada Selasa, 10 Juni 2025.

Sebagai bentuk kewaspadaan, Dinas Kesehatan Kutai Timur telah menginstruksikan seluruh puskesmas di wilayahnya untuk tetap siaga. Pemantauan dan langkah antisipatif terus dilakukan guna mencegah kemungkinan penyebaran yang lebih luas.

Dr. Bahrani mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap menjaga kewaspadaan. Ia menyarankan agar protokol kesehatan sederhana, seperti penggunaan masker dan kebiasaan mencuci tangan, kembali diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Tidak perlu takut berlebihan atau membatasi aktivitas ibadah seperti dulu. Namun, memakai masker dan mencuci tangan tetap penting. Jangan anggap remeh,” tegasnya.

Terkait vaksinasi, ia menyebut bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan baru terkait vaksin COVID-19 tambahan (booster keempat). Namun, kemungkinan itu tetap terbuka apabila situasi kasus menunjukkan peningkatan signifikan.

Di tengah situasi ini, dr. Bahrani juga menyoroti transformasi besar dalam sistem kesehatan nasional, terutama di layanan kesehatan primer. Ia menjelaskan bahwa puskesmas kini diarahkan untuk fokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi dan stroke yang menjadi penyumbang utama pembiayaan kesehatan.

Baca Juga  Bazar UMKM dan Pameran Kebudayaan Meriahkan Pesta Adat Lom Plai di Kutai Timur

“Kalau dikelola sejak awal, penyakit tidak menular tidak akan sampai ke tahap komplikasi. Karena itu, sekarang puskesmas diarahkan untuk melakukan skrining dan edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (MMP)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi
Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Lintasi Tiga Wilayah Perbatasan, Pemcam Rantau Pulung Dorong Percepatan Pemeliharaan Jalan
Debit Air Menyusut Akibat Kemarau, Petani Padi Rantau Pulung Tahan Musim Tanam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:18 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Selasa, 15 September 2026 - 07:59 WITA

Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WITA

Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA