Buka Festival Magicland ke-2, Ardiansyah Sulaiman Dorong Penelitian Sejarah Daerah

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menekankan perlunya riset sejarah yang lebih serius untuk menguatkan identitas budaya daerah. Hal itu disampaikan saat membuka Festival Magic Land 2025 di Folder Maulana, Sangatta, Jumat malam (14/11/25).

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (M2P/sangattaku)

Ardiansyah mengatakan Kutai Timur memiliki potensi sejarah penting, termasuk temuan fosil manusia yang diperkirakan hidup sejak 10.000 tahun sebelum Masehi. Ia menyebut temuan ini seharusnya menjadi pijakan bagi upaya penelitian lebih mendalam.

“Ini tidak cukup diteliti dengan perkiraan. Harus melibatkan ahli antropologi, ahli budaya dan ahli sejarah. Kutai Timur punya catatan masa lalu yang perlu dibuktikan dengan kajian ilmiah,” ujarnya.

Bupati juga menyinggung keberagaman etnis di Kutai Timur yang menurutnya menjadi kekuatan besar dalam pengembangan budaya. Ia menyebut Festival Magic Land sebagai ruang yang mempertemukan beragam tradisi, mulai dari budaya pesisir hingga pedalaman.

“Komposisi penduduk Kutim itu hampir mencakup seluruh suku di Nusantara. Festival seperti ini memberi ruang bagi mereka untuk menunjukkan identitas budaya masing-masing,” terangnya.

Festival Magic Land tahun ini menampilkan sejumlah pertunjukan seni dari berbagai komunitas budaya. Gelaran ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang November, termasuk Pameran Sejarah Budaya Islam di Masjid Al-Faruq, Festival Pesona Budaya pada 21–23 November dan Festival Musik Anti Narkoba di Bengalon pada 28–30 November.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Pandliyansyah. (M2P/sangattaku)

Dalam laporannya, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliyansyah, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih sederhana, namun tetap menjaga tujuan utama untuk menguatkan ekosistem kebudayaan.

Ia juga mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya pemerintah daerah memberikan Anugerah Kebudayaan bagi seniman dan budayawan Kutim. Dari 17 peserta seleksi, delapan di antaranya ditetapkan sebagai penerima.

Baca Juga  Buka FGD Rencana Pembangunan Museum, Ardiansyah Apresiasi Langkah Upaya Pelestarian Budaya

Selain itu, panitia turut menyerahkan penghargaan kepada pemenang Kirab Budaya, yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-26 Kutai Timur.

Festival Magic Land akan berlangsung hingga 16 November dan terbuka untuk masyarakat umum. (adv/Diskominfo Kutim)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru
Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ
Wakil Bupati Mahyunadi Dorong Penambahan Kader Bela Negara hingga Kecamatan
Kualitas Udara Memburuk, Disdikbud Kutim Liburkan Sekolah dan Terapkan Pembelajaran Daring
Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Jumat, 25 September 2026 - 16:09 WITA

Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Jumat, 25 September 2026 - 14:26 WITA

GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WITA

IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WITA

Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA