Disdikbud Kutai Timur Paparkan Rencana Strategis Pengembangan Budaya Jangka Panjang

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan sejumlah rencana strategis jangka panjang untuk penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia di sektor kebudayaan. Fokus utama program ke depan adalah realisasi pembangunan museum daerah serta peningkatan kualitas pelatih seni tradisional.

Penutupan Festival Pesona Budaya 2025. (M2P/sangattaku)

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliyansyah, mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan Festival Pesona Budaya, pihaknya telah memperkenalkan Cikal Bakal Museum Kutai Timur. Pameran ini ditempatkan di area belakang panggung festival sebagai langkah awal untuk mengedukasi dan mendapatkan dukungan publik. Padliyansyah berharap masyarakat dapat mendukung rencana pembangunan museum tersebut agar proyek vital ini dapat segera terealisasi.

Senada dengan itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa keberadaan museum daerah merupakan kebutuhan yang mendesak. Menurutnya, museum memiliki peran fundamental sebagai tempat merekam perjalanan sejarah dan perkembangan peradaban di Kutai Timur. Komitmen pemerintah daerah untuk terus menggali sejarah dan budaya akan diwujudkan melalui museum, penelitian, dan pameran berkala.

Selain infrastruktur fisik, Disdikbud Kutim juga memfokuskan diri pada pengembangan sumber daya manusia. Sebelumnya, Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah telah menyiapkan program pelatihan komprehensif untuk para pelatih seni tradisional.

Program pelatihan ini akan mencakup dua kesenian utama daerah, yaitu seni tari Kempilan dan kesenian Tarsul. Mulyono menjelaskan, peningkatan kualitas pelatih menjadi kunci utama dalam memastikan pelestarian seni tradisional berjalan secara optimal dan terarah.

“Dengan pelatih yang tersertifikasi, pengembangan seni tradisional di Kutai Timur dapat berjalan lebih terarah,” jelas Mulyono. Program sertifikasi ini diharapkan dapat menciptakan standar baku dalam pengajaran seni dan memastikan regenerasi budaya berjalan dengan baik.

Baca Juga  Resmikan Kantor UPTD PPRD, Gubernur Isran Noor dan Bupati Ardiansyah Dorong Kontribusi Perusahaan untuk Peningkatan PAD

Pelaksanaan Festival Pesona Budaya sendiri, menurut Mulyono, adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan budaya sekaligus menyediakan ruang rekreasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Sementara Bupati Ardiansyah berharap penyelenggaraan festival pada tahun berikutnya dapat menghadirkan ragam budaya yang lebih banyak, menunjukkan kekayaan dan keragaman identitas daerah.

Upaya kolektif ini, mulai dari pengenalan cikal bakal museum hingga pelatihan bersertifikat, menunjukkan keseriusan Pemkab Kutim dalam menjaga warisan budaya di tengah dinamika pembangunan daerah. (adv/Diskominfo Kutim)

848Dibaca

Berita Terkait

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur
Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting
Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025
Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif
Dispar Kutim Prioritaskan Pengembangan Teluk Lombok di 2026 Lewat Kolaborasi Kementerian Pariwisata
Tutup Festival Pesona Budaya 2025, Bupati Ardiansyah Tegaskan Festival Budaya Sebagai Sarana Edukasi dan Penguat Identitas Daerah
Hanya Tiga Hari, Festival Pesona Budaya Kutim Catat Omzet UMKM di Atas Rp200 Juta
Dari Peringkat Kelima, Kutim Targetkan Kenaikan Peringkat, Masuk Tiga Besar pada Porprov 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 15:07 WITA

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting

Senin, 24 November 2025 - 15:26 WITA

Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025

Senin, 24 November 2025 - 14:26 WITA

Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Senin, 24 November 2025 - 13:26 WITA

Dispar Kutim Prioritaskan Pengembangan Teluk Lombok di 2026 Lewat Kolaborasi Kementerian Pariwisata

Berita Terbaru