Capaian Indeks Desa Membangun 2025, Kecamatan Rantau Pulung Kini Miliki Desa Mandiri dan Maju

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Laju perkembangan dan pembangunan desa di wilayah Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mencatatkan tren yang sangat positif. Berdasarkan hasil koordinasi penilaian Indeks Desa tahun 2025, mayoritas desa di kawasan tersebut telah berhasil keluar dari status tertinggal dan menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (*/ sgtk)

Dari total desa yang ada di Kecamatan Rantau Pulung, sebanyak tiga desa berhasil masuk dalam kategori desa maju, enam desa berada pada status berkembang, serta satu desa berhasil meraih kasta tertinggi sebagai desa mandiri. Tiga desa yang sukses menyandang status maju berdasarkan indikator Indeks Desa Membangun (IDM) tersebut yakni Desa Pulung Sari, Desa Masalap Raya, dan Desa Tepian Makmur.

Sementara itu, prestasi tertinggi diraih oleh Desa Mukti Jaya yang telah resmi ditetapkan berstatus mandiri. Capaian ini menempatkan Mukti Jaya satu tingkat di atas kriteria desa maju, yang mencerminkan tingginya tingkat ketahanan sosial, ekonomi, serta kelestarian lingkungan dan tata kelola pemerintahan desa yang kuat.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menyampaikan bahwa hasil evaluasi dan penilaian Indeks Desa ini menjadi gambaran riil dari keberhasilan program pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat tapak. Pihaknya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh elemen pemerintah desa dan masyarakat yang telah mendorong terciptanya kemandirian wilayah.

Atas raihan positif tersebut, Vita berharap capaian ini dapat memicu motivasi bagi pemerintah desa lainnya yang saat ini masih menyandang status berkembang agar terus membenahi instrumen pemenuhannya.

“Kami berharap desa-desa yang masih berkembang dapat terus meningkatkan berbagai indikator pembangunan sehingga ke depan bisa naik menjadi desa maju bahkan mandiri,” tegas Vita Nurhasanah.

Baca Juga  Masih Banyak Minim Fasilitas, Arfan Komitmen Fasilitasi Rumah Ibadah

Secara keseluruhan, pemetaan kualifikasi desa pada tahun 2025 ini menjadi modal sosial dan ekonomi yang sangat krusial bagi Kecamatan Rantau Pulung. Pemerintah kecamatan optimistis kemajuan status desa ini akan berdampak langsung pada akselerasi pemerataan pembangunan dan peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat setempat. (adv/ Diskominfo Kutim)

362Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:13 WITA

Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA