
SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus berupaya melengkapi fasilitas umum di wilayahnya. Selain memprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan, pihak kecamatan kini tengah mendorong realisasi pembangunan alun-alun sebagai ruang publik terpadu bagi warga setempat.
Langkah ini diambil untuk menghadirkan pusat aktivitas masyarakat yang representatif di tingkat kecamatan. Keberadaan alun-alun tersebut diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul biasa, melainkan memiliki multi-fungsi sosial, olahraga, hingga penggerak roda perekonomian warga lokal.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas umum ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai kegiatan kemasyarakatan, seni, budaya, serta agenda pemerintahan daerah agar interaksi sosial antarwarga dapat terjalin lebih erat dan tertata.
“Alun-alun ini nantinya diharapkan menjadi wadah aktivitas masyarakat, seperti olahraga, rekreasi, sekaligus tempat bagi pelaku UMKM,” ujar Vita saat menyampaikan konsep pembangunan fasilitas tersebut.
Dari sisi ekonomi, kawasan alun-alun akan ditata khusus sebagai wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan serta memperkenalkan produk unggulan daerah. Kehadiran lapak usaha yang terorganisir di ruang publik ini diharapkan mampu memicu perputaran ekonomi dan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat Rantau Pulung.
Guna mewujudkan rencana tersebut secara bertahap, pihak kecamatan berharap mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Alun-alun ini nantinya akan dirancang dengan mengedepankan konsep yang aman, nyaman, serta inklusif agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Harapannya, nanti alun-alun ini bisa menjadi ruang publik yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Rantau Pulung. Tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat kegiatan, rekreasi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” harapnya. (adv/Diskominfo Kutim)





















