
SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung (Ranpul), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus memfokuskan kinerjanya pada sektor peningkatan infrastruktur publik. Salah satu prioritas utama yang tengah dikawal secara ketat adalah perbaikan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan akses utama mobilitas masyarakat setempat.

Pembangunan jaringan jalan kabupaten di wilayah Rantau Pulung sejatinya telah diusulkan dan resmi masuk ke dalam agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Rencana penanganan permanen tersebut dijadwalkan bakal merealisasikan pengerjaan konstruksi melalui skema anggaran tahun jamak atau multiyears.
Kendati demikian, tingginya volume kendaraan yang melintas dari hari ke hari memicu percepatan laju kerusakan jalan, sehingga membutuhkan langkah intervensi darurat tanpa harus menunggu proses administrasi proyek jangka panjang tersebut secara penuh.
Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menegaskan bahwa penanganan kondisi fisik jalan di wilayahnya memikul urgensi tinggi mengingat fungsinya yang sangat krusial bagi lalu lintas warga.
“Jalan tidak bisa menunggu waktu lama, karena intensitas aktivitas kendaraan sangat tinggi sehingga menyebabkan penurunan kualitas jalan,” ujar Vita menanggapi kondisi terkini di lapangan.
Menyikapi dinamika tersebut, pihak Kecamatan Rantau Pulung mengambil langkah proaktif dengan menjalin koordinasi intensif bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur. Koordinasi interdepetemental ini difokuskan untuk mendorong percepatan perbaikan serta pemeliharaan jalan berkala secara teknis.
Sinergi tanggap darurat tersebut kini mulai membuahkan hasil nyata. Pemeliharaan jalan sementara yang dikoordinasikan dengan Dinas PUPR Kutim dilaporkan telah menunjukkan progres fisik dan sedang terus dikerjakan di lapangan. Langkah konkret ini diharapkan mampu menjaga kelancaran aksesibilitas warga sekaligus menjamin keandalan sarana transportasi di wilayah Rantau Pulung. (adv/Diskominfo Kutim)





















