Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi struktural perekonomian daerah agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sektor pertambangan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam pidato resmi pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur di Sangatta.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat momen Upacara HUT ke 27 Kutai Timur. (Meika/ sgtk)

Bupati Ardiansyah memaparkan bahwa pada tahun 2025, perekonomian Kutai Timur mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1,05 persen. Kendati demikian, struktur ekonomi daerah masih didominasi oleh sektor pertambangan dan penggalian yang menyumbang sekitar 70,16 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sementara itu, sektor industri pengolahan menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan yang cukup tinggi mencapai 19,12 persen.

“Kutai Timur tidak boleh berhenti sebagai daerah penghasil sumber daya alam. Kekayaan tersebut harus diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, memperkuat UMKM, serta menggerakkan usaha masyarakat hingga ke desa,” ujar Ardiansyah menegaskan arah kebijakan ekonomi daerah.

Sebagai langkah konkret mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menggenjot kebijakan hilirisasi industri. Salah satu proyek strategis nasional dan regional yang diandalkan adalah rencana gasifikasi batu bara menjadi metanol di wilayah Bengalon. Proyek ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus membuka peluang kesempatan kerja baru yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Melalui momentum HUT ke-27 ini, Pemkab Kutim berharap kekayaan alam yang melimpah dapat bertransformasi secara optimal menjadi kesejahteraan yang merata, sejalan dengan tema besar peringatan tahun ini yaitu “Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama”. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Urus Pindah Domisili di Kutai Timur Kini Tanpa Surat Pengantar RT/RW, Cukup Pakai Aplikasi
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
HUT ke-27 Kutim, Komitmen Pemkab Berikan Akses Listrik dan Infrastruktur hingga Perdesaan
HUT ke-27 Kutim: Fokus Pemerintah Bukan Sekadar Angka, tapi Perubahan Nyata di Masyarakat
Usung Tema Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama, Ardiansyah Sulaiman Pimpin Upacara HUT ke-27 Kutim

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:50 WITA

Urus Pindah Domisili di Kutai Timur Kini Tanpa Surat Pengantar RT/RW, Cukup Pakai Aplikasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA