Pemkab Kutim Ajukan Raperda Tentang Ketertiban Umum, Fraksi PPP Beri Apresiasi

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi  Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Dan Penyelematan serta  Rancangan Peraturan Daerah Tentang Ketertiban Umum yang digelar pada paripurna ke-23 DPRD Kutai Timur (14/05/2024), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Kutai Timur menyampaikan apresiasi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda), khususnya raperda tentang ketertiban umum yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Penyampaian Pandangan Umum Fraksi PPP oleh Muhammad Ali. (meika/ sangattaku)

Dalam pandangan Fraksi PPP yang disampaikan oleh Muhammad Ali, Fraksi PPP, menekankan bahwa Raperda ini sangat penting untuk memastikan adanya ketertiban dan ketenteraman di masyarakat. Hal ini merupakan kebutuhan dasar bagi individu maupun kelompok. Peraturan ini juga diharapkan dapat menjawab dinamika ekonomi dan sosial yang berkembang di masyarakat saat ini.

Fraksi PPP menyoroti pentingnya penyesuaian Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2007 tentang ketertiban umum, yang dianggap sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. Penyesuaian tersebut perlu mencakup faktor sosial, politik, geografis, dan kemajuan teknologi yang harus diakomodasi dalam peraturan baru.

“Fraksi Partai Persatuan Pembangunan mengapresiasi adanya perubahan peraturan daerah tersebut dengan menambahkan adanya faktor sosial, politik, geografis, dan kemajuan teknologi sehingga dapat meningkatkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” ujar Muhammad Ali.

PPP juga mengingatkan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai peraturan baru ini agar dapat dipahami dan diterapkan dengan baik. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dinilai sangat penting untuk mencapai tujuan dari Raperda ini.

Dengan adanya Raperda tentang ketertiban umum, PPP optimis bahwa Kabupaten Kutai Timur akan menjadi daerah yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya. Keberadaan peraturan yang adaptif terhadap perubahan zaman diharapkan mampu mendukung aktivitas sosial dan ekonomi yang lebih baik di masa depan.

Baca Juga  Sosper Ketenagakerjaan, Basti Tekankan Tiga Poin Penting Wajib Dilaksanakan Perusahaan

PPP yakin bahwa penegakan dan implementasi Raperda ini akan berdampak positif pada kehidupan masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan harmonis. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup warga tetapi juga menarik lebih banyak investasi dan kegiatan ekonomi ke daerah tersebut. (AD01/DPRD)

772Dibaca

Berita Terkait

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal
Pemkab Kutim Ungkap Laporan Keuangan 2024, Realisasi Pendapatan Capai Rp10,44 Triliun
Pandangan Akhir Fraksi GAP, Tekankan Implementasi RPJPD Harus Konsisten
Fraksi PPP Dorong Pemerintah Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:04 WITA

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Selasa, 25 November 2025 - 08:41 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun

Selasa, 25 November 2025 - 08:21 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya

Selasa, 25 November 2025 - 08:07 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen

Selasa, 25 November 2025 - 08:01 WITA

Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA