Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Kutai Timur, Syaiful Bakhri Soroti Kebutuhan Tenaga Medis

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat menjadi perhatian khusus bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur (DPRD Kutim), Syaiful Bakhri. Ditemui di ruang kerjanya, Senin, 4 November 2024, Syaiful mengakui masih adanya kekurangan dalam layanan kesehatan di beberapa kecamatan, terutama terkait ketersediaan tenaga medis.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur (DPRD Kutim), Syaiful Bakhri. (MK/ sgtk)

“Sementara ini saya belum tahu persis masalahnya kesehatan, yang jelas memang untuk pelayanan masyarakat itu kan sekarang ini kita sudah di mana-mana sudah diberi ambulans itu, untuk memudahkan akses,” ungkap Syaiful.

Meski distribusi ambulans sudah dilakukan, ia menyoroti minimnya tenaga dokter di Puskesmas. Syaiful menegaskan perlunya peningkatan jumlah dan kualitas tenaga medis, termasuk dokter spesialis. Dirinya mengaku, berencana berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengidentifikasi kecamatan mana saja yang memerlukan tambahan tenaga medis.

“Kita tahu persis banyak di bagian kecamatan itu belum lengkap Puskesmas-puskesmasnya, dokternya belum banyak, mungkin hanya perawat, bidan aja di situ,” jelasnya.

“Tentunya dokternya juga harus ahli juga bidang itu bukan sekedar dokter umum aja,” ujar Syaiful melanjutkan.

Selain tenaga medis, ia juga menyinggung pentingnya peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. “Kemudian sarana prasarana Rumah Sakit, Puskesmas, nanti kita lihat programnya di Dinas Kesehatan itu, sejauh apa nanti itu,” tambahnya.

Syaiful Bakhri berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di Kutai Timur. Dengan perhatian khusus pada tenaga medis dan fasilitas kesehatan, ia berharap masyarakat di seluruh kecamatan dapat menikmati layanan kesehatan yang optimal.

“Ini perlu juga ketenagaan kedokteran dan sebagainya itu tingkatkan,” tutupnya. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WITA

Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA