Syaiful Bakhri Dorong Pemerataan Akses Program Rumah Layak Huni

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Masih banyak masyarakat di Kutai Timur yang hidup tanpa rumah layak huni. Program rumah layak huni yang digagas pemerintah daerah menjadi solusi penting untuk mengatasi masalah ini. Syaiful Bakhri, anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi PKS, menyampaikan bahwa program ini adalah langkah strategis yang harus terus didukung agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Syaiful menjelaskan bahwa penerima manfaat program rumah layak huni dipilih berdasarkan laporan konkret dari tingkat RT, desa, hingga pemerintah daerah. Hal ini dilakukan untuk memastikan program ini tepat sasaran.

Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Syaiful Bakhri. (MK/sgtk)

“Ya itu kan laporannya itu kan konkret dari bawah itu, siapa yang betul-betul (membutuhkan), artinya tuh langsung mengena, enggak kita kira-kira siapa, nanti disangka lagi nanti kita bawa,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal tetap. Beberapa di antaranya bahkan hanya menumpang di rumah keluarga atau kerabat. Syaiful menyebut bahwa program ini sangat relevan untuk membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.

Namun, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan program rumah layak huni. Meskipun program ini sudah berjalan dengan baik, masih banyak daerah terpencil yang belum mendapat akses.

“Sudut pandang kami sebagai dewan itu, karena kami tahu persis kondisi masyarakat-masyarakat yang ada, khususnya Dapil saya. Memang perlu rumah layak huni itu,” ungkapnya.

Selain itu, Syaiful juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi.

Dengan adanya program rumah layak huni, Syaiful berharap masyarakat Kutai Timur dapat hidup lebih sejahtera. Ia berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (AD01/ DPRD)

Baca Juga  Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ

1.4kDibaca

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WITA

Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA