Pemadaman Listrik di Kutim, Bupati Sebut Gangguan Terjadi di Empat Sumber Energi

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kutai Timur disebut berkaitan dengan persoalan interkoneksi pada sejumlah sumber energi. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyebut terdapat empat sumber yang sedang mengalami gangguan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menjelaskan, persoalan interkoneksi menjadi salah satu penyebab terganggunya pasokan listrik yang dirasakan masyarakat. Gangguan tersebut berkaitan dengan sejumlah sumber energi yang terhubung dalam sistem kelistrikan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Ts/ sgtk)

“Listrik persoalannya karena interkoneksi lalu ada beberapa sumber kalau tidak salah ada baik yang dari Tanjung Bara, kemudian yang di Kukar, Tenggarong, kemudian ada di Banjarmasin, kemudian ada 4 sumber ini sedang mengalami gangguan,” jelas Ardiansyah.

Meski terjadi gangguan, pemerintah daerah menyebut kondisi kelistrikan di sejumlah titik mulai menunjukkan perbaikan. Khusus wilayah Sangatta, Ardiansyah mengatakan pasokan listrik mulai kembali berjalan dengan baik berdasarkan laporan yang diterimanya.

“Tapi khusus di Sangatta Alhamdulillah ini sudah mulai terberdayakan dengan baik karena tadi pagi laporan dari Bontang dan Samarinda plus dengan Kutim itu melaporkan ke Bupati,” katanya.

Pemerintah daerah berharap kondisi kelistrikan dapat kembali normal dalam waktu dekat. Ardiansyah Sulaiman menyebut pemulihan diharapkan berlangsung dalam satu hingga dua pekan ke depan.

“Mudah-mudahan dalam 1 2 pekan ini itu sudah bisa berjalan kembali normal ya seperti itu,” tambahnya.

Gangguan listrik tersebut sebelumnya berdampak pada aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah. Kondisi pemadaman juga menimbulkan kekhawatiran terhadap perangkat elektronik milik warga yang berpotensi mengalami kerusakan akibat gangguan maupun pemadaman listrik.

Terkait kemungkinan kompensasi terhadap peralatan elektronik masyarakat yang rusak akibat gangguan kelistrikan, Ardiansyah Sulaiman mengindikasikan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah dan kewenangan PT PLN. Pemerintah juga berharap pasokan listrik kembali stabil sehingga aktivitas masyarakat dan pelayanan publik dapat berjalan normal. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA