Siti Robiah: Bunda Literasi, Perpanjangan Tangan Pemerintah untuk Mewujudkan Masyarakat Literat

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam upacara pengukuhan 18 Bunda Literasi Kecamatan se-Kutai, Hj Siti Robiah menekankan pentingnya peran seorang Bunda Literasi dalam meningkatkan minat baca di tengah-tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Siti Robiah menyatakan bahwa menjadi seorang Bunda Literasi bukanlah beban, melainkan motivasi untuk berkontribusi dalam meningkatkan minat baca di lingkungan masing-masing.

Foto bersama, salah satu momen saat pengukuhan Bunda Literasi se-Kabupaten Kutai Timur. (Meika/sgtu)

“Saya percaya para bunda literasi yang telah dikukuhkan pada hari ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan promosi minat baca dan terus menjadi daya dorong dalam menciptakan inovasi kegiatan literasi di wilayah masing-masing, terutama bagi generasi muda,” ujar Siti Robiah.

Siti Robiah menegaskan bahwa seorang Bunda Literasi harus mampu menjadi ‘role model’ atau teladan dalam meningkatkan minat baca di tengah-tengah masyarakat di wilayahnya.

Meski menyadari bahwa mengemban amanah sebagai Bunda Literasi di kecamatan tidaklah mudah, Siti Robiah melihat hal ini sebagai peluang positif. Bunda Literasi menjadi duta literasi yang efektif dalam menyampaikan program pemerintah kepada warga desa, karena mereka lebih memahami nilai-nilai dan konsep pembangunan di wilayahnya. Konsep literasi juga telah diaplikasikan pada program dasawisma dalam bentuk pojok baca oleh Ketua TP PKK Kutai Timur.

“Saya berharap kepada kita semua untuk terus menggelorakan semangat literasi demi mewujudkan masyarakat Kutai Timur yang cerdas dan sejahtera. Oleh karena itu diperlukan kreativitas, inovasi, dan kerja nyata serta dukungan dari semua pihak,” tambahnya.

Dengan semangat dan komitmen para Bunda Literasi, diharapkan minat baca masyarakat Kutai Timur akan semakin meningkat, menciptakan lingkungan yang literat dan mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia pada tahun 2045. (AD01/Diskominfo Staper)

Berita Terkait

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru
Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ
Wakil Bupati Mahyunadi Dorong Penambahan Kader Bela Negara hingga Kecamatan
Kualitas Udara Memburuk, Disdikbud Kutim Liburkan Sekolah dan Terapkan Pembelajaran Daring
Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Jumat, 25 September 2026 - 16:09 WITA

Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Jumat, 25 September 2026 - 14:26 WITA

GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WITA

IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WITA

Lima Kecamatan Masih Berstatus Merah, Disdikbud Kutai Timur Belum Cabut PJJ

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA