Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kutai Timur: Pemerintah Tanggapi Pandangan Umum Fraksi

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) mengadakan Rapat Paripurna ke-28 di Ruang Sidang Utama dengan agenda mendengarkan tanggapan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Joni, didampingi Wakil Ketua Asti Mazar dan Arfan, serta dihadiri oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, 21 anggota legislatif, Forkopimda, beberapa kepala perangkat daerah, dan undangan lainnya.

Paripurna ke-28 DPRD Kutai Timur. (meika/ sgtk)

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman membacakan tanggapan pemerintah terhadap berbagai fraksi. Ia mengucapkan terima kasih atas apresiasi, masukan, dan saran dari Fraksi Golongan Karya. “Pemerintah akan terus mengoptimalkan peningkatan pendapatan asli daerah melalui sosialisasi, penagihan aktif, dan digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah,” ujar Ardiansyah.

Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah akan meningkatkan pengawasan terhadap pembangunan fisik pada belanja modal gedung, jalan, jaringan, dan irigasi untuk memastikan kualitas yang sesuai dengan standar dan manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi Pemandangan Umum Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya, Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa pemerintah akan berusaha meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mengoptimalkan sumber daya secara efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat. “Kami akan konsisten dengan RPJMD dan memprioritaskan penyerapan anggaran yang cepat, tepat, dan terpadu untuk pemanfaatan kesejahteraan masyarakat melalui perencanaan strategis dan sinergitas pelaksanaan program,” imbuhnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan tanggapan terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi. (meika/ sgtk)

Fraksi Partai Demokrat menerima apresiasi dari pemerintah atas capaian kinerja APBD 2023 yang berdampak positif bagi pembangunan Kutim. “Kami terus berkomitmen pada peningkatan pelayanan dasar di seluruh bidang untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Baca Juga  Ringkus 3 Pelaku, Polres Kutim Amankan 1,139 Gram Sabu, Nilai Capai Rp 1,7 Miliar

Menanggapi Pemandangan Umum Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, pemerintah berkomitmen menggali potensi pendapatan asli daerah dan merealisasikan penyerapan anggaran secara optimal untuk mendukung perekonomian masyarakat. “Pembangunan berkelanjutan akan menjadi fokus utama kami,” jelas Ardiansyah.

Untuk Pemandangan Umum Fraksi Partai Nasional Demokrat terkait SILPA tahun anggaran 2023 sebesar Rp 1,77 triliun, pemerintah akan mengevaluasi perencanaan dan penganggaran untuk mengoptimalkan kinerja keuangan daerah. “Pendapatan asli daerah merupakan indikator kemandirian daerah yang penting,” tambahnya.

Terakhir, menanggapi Pemandangan Umum Fraksi Amanat Keadilan Berkarya, Bupati Ardiansyah memastikan peningkatan koordinasi antar unit organisasi Pemkab Kutim agar program penyerapan anggaran dapat maksimal. “Kami akan terus berupaya meningkatkan akses pelayanan publik dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

Untuk Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan, Bupati menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan. “Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, kami memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dengan Pendapatan Daerah lain-lain yang Sah sebesar Rp 568,85 miliar. Koreksi dan reklasifikasi BPK RI sebesar Rp 548,22 miliar menunjukkan selisih Rp 20,63 miliar,” pungkasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

749Dibaca

Berita Terkait

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal
Pemkab Kutim Ungkap Laporan Keuangan 2024, Realisasi Pendapatan Capai Rp10,44 Triliun
Pandangan Akhir Fraksi GAP, Tekankan Implementasi RPJPD Harus Konsisten
Fraksi PPP Dorong Pemerintah Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah
Mulai Peningkatan SDM Hingga Penanggulangan Stunting, Fraksi Golkar Beri 7 Catatan Penting

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 08:41 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun

Selasa, 25 November 2025 - 08:21 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya

Selasa, 25 November 2025 - 08:07 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen

Selasa, 25 November 2025 - 08:01 WITA

Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal

Senin, 30 Juni 2025 - 18:04 WITA

Pemkab Kutim Ungkap Laporan Keuangan 2024, Realisasi Pendapatan Capai Rp10,44 Triliun

Berita Terbaru