Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merancang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 dengan tema utama yang sangat spesifik, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penggerak utama transformasi ekonomi daerah. Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa setiap komponen dalam nota keuangan yang diajukan ke DPRD ditujukan untuk mencapai prioritas pembangunan yang telah disusun secara matang.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat memaparkan Nota RAPB 2026 pada Paripurna ke-12. (M2P/sangattaku)
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat memaparkan Nota RAPB 2026 pada Paripurna ke-12. (M2P/sangattaku)

“Seluruh komponen di dalam nota keuangan ini ditujukan untuk mencapai prioritas pembangunan yang telah disusun dengan tema peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi,” jelas Ardiansyah saat penyerahan nota keuangan.

Proyeksi anggaran sebesar Rp5,71 triliun yang dialokasikan sebagai belanja daerah akan disalurkan untuk mendukung sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus pembangunan di tahun 2026. Salah satu arahan utama pembangunan adalah peningkatan infrastruktur dan konektivitas. Prioritas ini mencakup pengembangan infrastruktur dasar, transformasi logistik, dan percepatan pembangunan digital di berbagai wilayah Kutai Timur.

Selain itu, penguatan ekonomi berkelanjutan menjadi pilar penting lainnya. Pemerintah daerah berencana mencapai tujuan ini melalui diversifikasi ekonomi, pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan potensi pariwisata. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan daerah pada sektor sumber daya alam yang tidak terbarukan.

Ardiansyah melanjutkan, fokus pada kualitas sumber daya manusia diimplementasikan melalui beberapa program kunci. Ini meliputi peningkatan mutu pendidikan, penguatan layanan kesehatan, serta pengembangan kepemudaan. Investasi di sektor SDM dianggap vital untuk menjamin keberlanjutan pembangunan ekonomi jangka panjang di Kutai Timur.

Pemerintah juga memasukkan perbaikan tata kelola pemerintahan sebagai salah satu prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran serta pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. Lebih lanjut, anggaran juga diarahkan pada upaya penguatan ketahanan pangan daerah.

Baca Juga  Paripurna ke-27, Fraksi AKB Minta Optimalisasi PAD dan Peningkatan Pelayanan

Isu lingkungan hidup juga mendapat perhatian khusus dalam RAPBD 2026. Prioritas ini mencakup langkah-langkah menjaga kualitas lingkungan hidup melalui program restorasi lingkungan, pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, serta mitigasi terhadap dampak perubahan iklim. Anggaran belanja modal sebesar Rp1,38 triliun diperkirakan akan banyak menyentuh proyek-proyek yang terkait dengan peningkatan infrastruktur dan lingkungan ini.

Bupati berharap seluruh niat baik yang tertuang dalam perencanaan anggaran ini dapat berjalan dengan mulus berkat dukungan dari legislatif dan masyarakat. “Harapannya, niat baik ini dapat diterima seluruh masyarakat dan seluruh usaha pembangunan dapat berjalan dengan baik serta membawa kebermanfaatan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Ardiansyah, menekankan pentingnya sinergi kolektif untuk mencapai target pembangunan daerah. (adv/Diskominfo Kutim)

832Dibaca

Berita Terkait

Bupati Ardiansyah Dorong Transformasi Ekonomi Kutai Timur, Pertumbuhan 2027 Ditarget 5-6 Persen
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
RTRW Provinsi Direvisi, Regulasi Kutai Timur Perlu Disesuaikan
Kutai Timur Tarik Dua Raperda, Regulasi dan Prosedur Jadi Pertimbangan
Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan
Bupati Kutai Timur Soroti Sengketa Lahan dan Kepastian Aset Pemerintah
P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur
Pemekaran Desa di Kutai Timur Berlanjut, 11 Usulan Tunggu Hasil Kementerian

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Bupati Ardiansyah Dorong Transformasi Ekonomi Kutai Timur, Pertumbuhan 2027 Ditarget 5-6 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:01 WITA

RTRW Provinsi Direvisi, Regulasi Kutai Timur Perlu Disesuaikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:51 WITA

Kutai Timur Tarik Dua Raperda, Regulasi dan Prosedur Jadi Pertimbangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:26 WITA

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA