Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur secara intensif tengah mengevaluasi penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah wilayah. Langkah ini diambil seiring kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik dan masih menunjukkan tren yang dinamis di lapangan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Meika/ sgtk)

Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh sebelumnya memang diberlakukan oleh pemerintah daerah sebagai langkah antisipasi cepat guna melindungi kesehatan para peserta didik dari dampak buruk penurunan kualitas udara. Namun, karena kondisi cuaca dan udara di sejumlah wilayah masih fluktuatif, pemerintah merasa perlu mengambil langkah-langkah penyesuaian yang lebih terukur.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa evaluasi komprehensif sedang dilakukan di beberapa titik wilayah. Ia mengakui bahwa kondisi perubahan kualitas udara yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran bagi dunia pendidikan.

“Evaluasi sedang berjalan saat ini di beberapa wilayah, tetapi masalahnya kondisi cuaca di lapangan masih sangat fluktuatif,” ujar Ardiansyah saat memberikan keterangan terkait perkembangan situasi di Kutai Timur.

Sebagai tindak lanjut dari temuan di lapangan tersebut, ia telah menginstruksikan dinas terkait dan jajarannya untuk memperketat pemantauan langsung pada lingkungan satuan pendidikan. Pengawasan ini diminta untuk mencakup berbagai jenjang pendidikan secara berjenjang, mulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD), hingga kelompok belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dalam arahannya, ia memberikan penekanan khusus bahwa kelompok usia anak-anak, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan usia dini, serta para lanjut usia (lansia), merupakan kelompok yang paling rentan terhadap paparan udara yang kurang sehat.

“Tadi saya sudah perintahkan untuk mengecek kondisi di tingkat SMP, lalu dilanjutkan ke SD dan PAUD. Kita harus lebih waspada karena kelompok usia anak-anak dan lansia sangat rentan,” terangnya lebih lanjut.

Baca Juga  Ini Yang Menjadi Tiga Fokus Utama Disdikbud Kutai Timur untuk Akselerasi Pendidikan

Hasil pemantauan langsung di lapangan ini nantinya diharapkan mampu menjadi bahan masukan serta pertimbangan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan lanjutan. Mengingat tingkat fluktuasi kualitas udara yang belum seragam di setiap wilayah, keputusan resmi mengenai penyesuaian aktivitas pembelajaran di sekolah akan disesuaikan dengan situasi faktual dan rekomendasi teknis yang ada. (adv/Diskominfo Kutim)

760Dibaca

Berita Terkait

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat
Dispusip Kutai Timur Siapkan Relokasi Gedung Baru, Perkuat Digitalisasi, dan Perluas Akses Literasi
P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:04 WITA

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WITA

Dispusip Kutai Timur Siapkan Relokasi Gedung Baru, Perkuat Digitalisasi, dan Perluas Akses Literasi

Sabtu, 26 September 2026 - 08:04 WITA

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Jumat, 25 September 2026 - 16:21 WITA

Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 Sep 2026 - 12:34 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Sabtu, 26 Sep 2026 - 10:04 WITA

Diskominfo Kutai Timur

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:04 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:21 WITA