Kecamatan Rantau Pulung Pacu Nilai Tambah Hasil Pertanian dan Komoditas Perkebunan

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan mengoptimalkan berbagai potensi unggulan kawasan. Langkah strategi pengembangan wilayah tersebut difokuskan pada tiga pilar utama, yakni ketahanan pangan sektor pertanian, komoditas perkebunan, serta pengembangan produk olahan hasil perkebunan.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (*/ sgtk)

Sektor pertanian padi sawah menjadi salah satu tumpuan utama yang terus diakselerasi guna mendukung ketersediaan pangan masyarakat secara berkelanjutan. Sementara pada sektor perkebunan, komoditas durian montong dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi yang berpeluang besar untuk dipasarkan secara meluas apabila dikelola melalui pola kemitraan yang terstruktur.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa orientasi pembangunan ekonomi wilayahnya tidak lagi sekadar berfokus pada penjualan komoditas mentah, melainkan mendorong pengolahan pascapanen untuk menciptakan nilai tambah.

“Potensi yang kami miliki di Rantau Pulung di antaranya pertanian, khususnya padi sawah. Kemudian sektor perkebunan, salah satunya durian montong, serta potensi olahan hasil perkebunan,” ujar Vita.

Melalui sentuhan pengolahan produk turunan, hasil panen pertanian dan perkebunan diharapkan mampu memicu lahirnya unit-unit usaha baru bagi masyarakat serta memperkuat daya saing para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Guna mewujudkan ekosistem tersebut, pihak kecamatan mendorong hadirnya intervensi berkelanjutan berupa pendampingan teknis, peningkatan kapasitas SDM petani, penyediaan infrastruktur penunjang, hingga perluasan akses pemasaran.

Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadikan tiga potensi unggulan ini sebagai motor pendorong kemajuan ekonomi Rantau Pulung.

“Kami berharap potensi yang ada di Rantau Pulung dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana hasil pertanian dan perkebunan dapat diolah sehingga memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” harapnya. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:13 WITA

Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA