Bazar UMKM Promosi di Pantai Sekerat Resmi Ditutup, Sepekan, Transaksi Capai Rp 41,7 Juta

Senin, 1 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU– Bazar UMKM Promosi yang berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 25 hingga 30 April 2023, di Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), resmi ditutup oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, pada Minggu, 30 April 2023. Selama periode bazar, berhasil terjadi transaksi senilai sekitar Rp 41,7 juta. Leon, Perwakilan Global Entrepreneur Professional (GENPRO), melaporkan jumlah transaksi tersebut dalam acara penutupan Bazar di lokasi tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim, Darsafani, Ketua TP PKK Kabupaten Kutim, Ny Siti Robiah Ardiansyah Sulaiman yang juga Ketua Dekranasda Kutim, Sekcam Bengalon, Permana Lestari, Forkopimcam Bengalon, Kepala Desa Sekerat, Sunandhika, perwakilan perusahaan, dan undangan lainnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah SUlaiman dalam sambutan penutupan Bazar UMKM di Pantai Sekerat. (*/ ist)

“Transaksi bazar terjadi sejak hari pertama, dengan rata-rata transaksi sekitar Rp 1 juta per peserta di 17 tenda yang aktif. Pada hari-hari berikutnya hingga penutupan, rata-rata transaksi mencapai Rp 350.000 per peserta. Dalam rentang waktu 25 hingga 30 April 2023, total transaksi di bazar ini mencapai Rp 41.700,” ungkap Leon.

Leon juga berharap agar transaksi yang sukses ini dapat berkelanjutan. Selain itu, ia mendorong Kepala Desa Sekerat untuk mengadakan acara serupa di masa mendatang. Kegiatan bazar dianggap sangat membantu para pelaku UMKM dalam meningkatkan ekonomi mereka.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kelompok Tanjung Kerang di Desa Sekerat. Pada tanggal 9 – 10 Mei 2023, kami akan menyelenggarakan pelatihan kurasi (proses seleksi produk UMKM sebelum diekspor). Produk mereka telah berhasil diekspor, dibeli oleh beberapa perusahaan di sini dan diimpor ke China. Kami ingin mengemas produk ini sehingga dapat menjadi komoditas ekspor, bukan hanya dijual di Sekerat, tetapi juga ke luar negeri,” ungkap Leon.

Baca Juga  Berikan Apresiasi, Bupati Acungi Jempol Konsen Perjuangan Buruh di Kutai Timur

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sekerat, Sunandhika, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutim, khususnya Diskop dan UKM Kutim, atas penyelenggaraan kegiatan bazar. Ia menyambut positif upaya tersebut dalam menggali potensi produk di Desa Sekerat dan mendukung ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Kepala Diskop dan UKM Kutim, Darsafani, menyatakan bahwa kegiatan bazar ini juga berfungsi sebagai evaluasi produk dan memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM. Ia juga menyebut bahwa Diskop telah mengumpulkan data UMKM, terutama di Kecamatan Bengalon.

“Dalam kesempatan ini, saya juga meminta kepada Kepala Desa Sekerat agar dapat mengeksplorasi potensi produk lainnya di desa ini. Selain kerajinan ekraf, kita juga harus melihat peluang dalam produk pertanian dan lainnya. Harapannya, tidak hanya produk kerajinan yang ditingkatkan potensinya, tetapi juga hasil olahan dan bahan baku yang dapat dikembangkan sebagai produk UMKM yang akan dihasilkan di masa depan,” tambah Darsafani.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa kegiatan bazar ini memiliki tujuan yang mendalam. Pemerintah ingin membangkitkan dan mengembangkan potensi dari pelaku-pelaku ekonomi kerakyatan. Ini mencakup UMKM di wilayah bazar dan juga pelaku UMKM yang hadir atau diikutsertakan oleh panitia.

“Kegiatan ini bukan hanya berlaku bagi UMKM yang berpartisipasi dalam bazar ini. Kita melihat betapa pentingnya upaya ini. Kegiatan ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan UMKM,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Ardiansyah mengungkapkan bahwa ada dua tujuan utama dari penyelenggaraan Bazar UMKM Promosi. Pertama, kolaborasi antara Diskop dan UKM Kutim dengan GENPRO, yang merupakan organisasi bisnis Indonesia, bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha seperti UMKM dan home industry. Tujuan kedua adalah membangun transaksi di tengah acara UMKM dan menghidupkan suasana bazar dengan hiburan. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WITA

Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA