Silaturahmi Forum RT/RW Teluk Lingga, Mencuat Keinginan Masyarakat Untuk Pemekaran Kelurahan Teluk Lingga, Bupati Sambut Positif

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kegiatan silaturahmi antara Forum RT/RW dan tokoh masyarakat Kelurahan Teluk Lingga dengan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, berlangsung di Hotel Royal Victoria pada Sabtu malam, 13 Juli 2024. Dalam pertemuan ini, pemekaran wilayah menjadi salah satu topik hangat yang dibahas.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyatakan respons positif terhadap usulan pemekaran wilayah yang disampaikan oleh masyarakat. Menurutnya, pemekaran wilayah harus dilakukan dengan pertimbangan matang untuk memastikan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Perlu diingat, pemekaran wilayah jangan sampai meninggalkan kesan asal-asalan, sehingga menghilangkan peluang yang lebih besar,” ujar Bupati Ardiansyah.

Kelurahan Teluk Lingga, yang terletak di Kecamatan Sangatta Utara, merupakan salah satu wilayah terluas dengan jumlah penduduk terbesar di Kutai Timur. Dihuni oleh sekitar 25 ribu warga yang tersebar di 58 RT dan 8 RW, Kelurahan Teluk Lingga memiliki luas wilayah yang cukup besar.

Bupati Ardiansyah percaya bahwa pemekaran wilayah bisa menjadi solusi untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih optimal. “Dengan luas wilayah Kelurahan Teluk Lingga dengan jumlah penduduk terbanyak, bisa menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk bisa di akomodir,” tambahnya.

Namun, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pemekaran wilayah memerlukan dorongan nyata dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh stakeholder dan masyarakat. “Nah, ada yang mengajukan (pemekaran) atau tidak? sudah ada tim pemekaran atau tidak?” tanya Bupati Ardiansyah, menekankan perlunya kesiapan dan perencanaan yang baik.

Ketua Forum RT Kelurahan Teluk Lingga, Nirwan Rais, menjelaskan alasan mendukung pemekaran wilayah. Menurutnya, dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan luas wilayah yang semakin besar, pemekaran akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Harapan saya sebagai Ketua Forum RT Teluk Lingga, agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal, alangkah baiknya kalau wilayah ini kita dimekarkan, minimal menjadi dua kelurahan,” ujarnya.

Baca Juga  PPKM, Selfi Yamma Pilih Derawan

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan pelayanan publik di Kutai Timur. (AD01/ Diskominfo Kutim)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA