Penanganan Rumah Tak Layak Huni di Kutim Terkendala Luas Wilayah dan Anggaran

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum dapat menjangkau seluruh wilayah. Luasnya daerah yang mencakup 18 kecamatan serta keterbatasan alokasi anggaran menjadi faktor utama belum meratanya penyaluran bantuan perumahan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutim, Mohammad Noor, menyampaikan bahwa program perbaikan maupun pembangunan rumah baru dalam dua tahun terakhir baru dilaksanakan di empat kecamatan. Meski demikian, warga yang membutuhkan bantuan di empat kecamatan tersebut masih terbilang banyak, di luar wilayah lain yang belum menerima program.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kutim, Mohammad Noor saat memberikan keterangan di ruangannya. (Meika/ sgtk)

Noor menjelaskan, luas wilayah menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan program di lapangan.

“Kalau rumah yang tidak layak huni, pasti masih banyak. Apalagi kita luas, ada 18 kecamatan,” ujar Noor saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, jumlah unit rumah yang ditangani setiap tahun disesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah. Oleh karena itu, pengerjaan program dilakukan secara bertahap berdasarkan alokasi dana yang ada.

“Kita menyesuaikan alokasi anggaran. Di empat kecamatan yang sudah mendapat program pun masih banyak yang belum bisa kami penuhi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Kutim mengalokasikan anggaran melalui APBD. Bantuan untuk program bedah rumah ditetapkan sebesar Rp60 juta per unit, sedangkan untuk pembangunan rumah baru dianggarkan sebesar Rp115 juta per unit.

Guna memperluas jangkauan bantuan di luar APBD, Dinas Perkim Kutim membuka peluang kerja sama dengan kementerian terkait dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan di tingkat pusat. Selain mengandalkan dukungan pemerintah pusat, Dinas Perkim Kutim juga mendorong keterlibatan pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutai Timur melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga  Yusuf Silambi Dorong Penguatan Ekonomi Lokal Melalui UMKM

“Kalau ada bantuan dari pusat, kami koordinasikan bagaimana sistemnya. Kami juga mendorong keterlibatan pihak swasta dan perusahaan di Kutim untuk berpartisipasi melalui dana CSR mereka,” kata Noor.

Ia berharap kolaborasi berbagai sumber pendanaan ini dapat terus berjalan agar penanganan rumah tidak layak huni di Kutai Timur dapat menjangkau lebih banyak masyarakat secara berkesinambungan.

“Program ini mudah-mudahan tetap berlanjut dan terus didukung,” pungkasnya. (adv/Diskominfo Kutim)

948Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai
Ancaman Stroke di Daerah, Pemkab Kutai Timur Perkuat Kompetensi Medis dan Layanan “Time Is Brain”
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:22 WITA

Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai

Berita Terbaru