SANGATTAKU – Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur tampil sebagai bintang utama dalam ajang Pekan Raya Kutim Expo 2026. Tak tanggung-tanggung, instansi ini memborong dua penghargaan sekaligus pada malam penutupan, yakni predikat Juara Umum sekaligus Juara Pertama kategori Stand Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terbaik.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri dari komunitas Perupa Sangatta (Kaples), penganugerahan pemenang dibagi ke dalam tujuh kategori utama, mencakup stand OPD, kecamatan, organisasi vertikal, perusahaan, kategori inovatif dan kreatif, stand favorit, serta piala bergengsi juara umum.
Pada kategori stand OPD terbaik, Setkab Kutai Timur memimpin perolehan nilai tertinggi dengan angka 7.800. Posisi kedua ditempati oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang meraih nilai 7.470, disusul Dinas Pariwisata di tempat ketiga dengan nilai 7.050.
Persaingan ketat juga terjadi di kategori lainnya. Untuk tingkat kecamatan, Kecamatan Karangan keluar sebagai yang terbaik dengan nilai 7.100, dibuntuti Kecamatan Rantau Pulung di posisi kedua (6.950), dan Kecamatan Busang di posisi ketiga (6.900).
Sementara itu, pada kategori organisasi vertikal, Polres Kutai Timur sukses mengamankan posisi puncak dengan nilai 7.000, mengungguli Lanal Sangatta di tempat kedua (6.800) dan Kodim 0909/Kutai Timur di posisi ketiga (6.600). Dari sektor swasta dan korporasi, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dinobatkan sebagai stand perusahaan terbaik dengan nilai 7.000, disusul PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan nilai 6.900, serta Perumda Air Minum di peringkat ketiga (6.750).
Apresiasi khusus juga diberikan kepada instansi yang menonjolkan sisi kebaruan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur dinobatkan sebagai pemenang pertama kategori stand inovatif dan kreatif dengan nilai 7.500, diikuti DPMPTSP (7.300) dan Dinas Kesehatan (7.200). Adapun predikat stand favorit jatuh kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan.
Seluruh penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangkaian malam penutupan yang dihelat di penghujung rangkaian pameran sepekan penuh tersebut.
Melalui pameran yang berlangsung sepekan penuh ini, pemerintah daerah berharap ruang-ruang promosi semacam ini bisa terus mendongkrak kreativitas instansi, memperluas jangkauan produk lokal, sekaligus mempererat sinergi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. (Mk/ sgtk)





















