Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur tengah mengevaluasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan di sejumlah wilayah. Kebijakan belajar dari rumah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan yang melanda beberapa daerah dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Asosiasi Guru Motivator Literasi Indonesia (AGuMLI) Kabupaten Kutai Timur. (Meika/ sgtk)

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, menyatakan bahwa pihak dinas terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk menentukan waktu yang tepat dalam mengakhiri PJJ dan kembali memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kebijakan tersebut akan diambil setelah memastikan kondisi di berbagai wilayah berangsur kondusif.

“PJJ mungkin satu dua hari ini kita evaluasi, karena mudah-mudahan kondisi semakin membaik sehingga kita bisa segera melaksanakannya,” ujar Mulyono, Selasa (20/10/2026).

Ia menambahkan, evaluasi dilakukan secara berkala karena pemulihan di setiap wilayah tidak berlangsung serentak. Pihak dinas juga mencermati perkembangan data serta laporan situasi dari instansi terkait sebelum mengambil keputusan lanjutan.

“Sampai hari ini memang masih banyak wilayah yang kondisinya belum sepenuhnya bagus, tetapi sudah ada pertimbangan dan mulai terlihat kebaikan. Mudah-mudahan hari ini semakin bagus sehingga kita bisa laksanakan, karena kalau sudah lebih dari separuh wilayah, kita tentu bisa mengambil sikap,” imbuhnya.

Terkait proses pelaksanaan di tingkat rumah tangga, Disdikbud menilai bahwa pola PJJ bukan hal baru bagi para guru, sekolah, maupun orang tua karena pengalaman serupa pernah dihadapi sebelumnya. Sejauh ini, kegiatan belajar tetap berjalan meskipun sebagian orang tua menghadapi penyesuaian dalam mendampingi anak-anak belajar di rumah. Pihak dinas berharap kondisi cuaca segera membaik agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal secara maksimal. (Mk/ sgtk)

Berita Terkait

Literasi Kutai Timur Masih di Bawah Target Nasional, Disdikbud Dorong AGuMLI Lahirkan Program Nyata
Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17 WITA

Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:27 WITA

Literasi Kutai Timur Masih di Bawah Target Nasional, Disdikbud Dorong AGuMLI Lahirkan Program Nyata

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:17 WITA