You dont have javascript enabled! Please enable it! BELA NEGARA DALAM PEREKONOMIAN - Sangattaku

BELA NEGARA DALAM PEREKONOMIAN

Minggu, 31 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Era Digitalisasi saat ini telah menimbulkan banyak persoalan yang serius terhadap patriotisme dan nasionalisme bangsa kita, teknologi di segala bidang terutama suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari dimana masyarakat bisa dengan mudahnya mengakses informasi yang baik bahkan yang buruk sekalipun melalui jejaring internet  di seluruh dunia. Hal ini nyata berdampak pada kehidupan di masyarakat kita pada saat ini. Akibat tak terbendungnya informasi-informasi tersebut  dampaknya  diantaranya makin rendah dan memudarnya nilai-nilai budaya bangsa, menurunnya rasa solidaritas , munculnya faham radikalisme yang mengancam negara.

BELA NEGARA DALAM PEREKONOMIAN
(gbr: ilustrasi)

Bebicara bela negara tentulah di benak kita akan terlintas suatu tidakan upaya pembelaan mempertahankan yang dijiwai rasa kecintaan kepada bangsa dan negara, arti bela negara sendiri sebenarnya sikap atau perilaku warga negara yang dijiwai oleh rasa nasionalisme terhadap NKRI berdasarkan dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap ini dilandasi oleh konstitusi kita UUD 1945 pasal 27 ayat 3 “ Setiap Warga Negara Berhak dan Wajib Ikut Serta Dalam upaya Pembelaan Negara “dalam hal ini setiap warga negara mempunyi kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara  baik fisik maupun non fisik. Adapun pengertian fisik artinya kita membela negara dengan suatu tindakan yang  terlihat seperti misalnya dengan mengangkat senjata ikut mempertahankan negara sedangkan untuk non fisik artinya kita melakukan bela negara dengan melakukan kegiatan yang tidak terlihat tetapi berdampak sebagai contoh rasa nasionalisme kita terhadap negara.

Dari era perjuangan sampai di era milenial banyak jargon  yang diucapkan masyarakat dalam upaya  membela negara  seperti yang sering terdengar pekikkan jargon  NKRI harga mati, Aku Pancasila ,Aku Indonesia  sebagai perlawanan atas situasi dan kondisi saat ini yang dirasakan rawan perpecahan diantara anak bangsa, apalah artinya sebuah slogan sebagus apapun itu kalau  hanya di mulut saja, kalau  pada kenyataanya kita belum bisa mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari .

Baca Juga  Pentingnya Politik Santun dan Berbudaya Jelang Pemilu 2024

Di saat dunia dilanda -19, kita ketahui bahwa banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya, dan beralih ke . Implementasi upaya  bela negara dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali contohnya yang dapat kita terapkan dengan hal-hal yang bermanfaat di kehidupan keseharian kita , bela negara bisa kita lakukan dimulai dari diri kita sendiri sebagi contoh kita juga harus mendorong usaha usaha kecil seperti UMKM agar usaha-usaha menengah ke bawah bisa terbantu dan bersaing dengan produk luar negeri. Kita sadari di era pak   ini perekonomian Indonesia memang sudah mulai membaik, dan masyarakat yang mempunyai usaha-usaha kecil sudah mulai membaik , hingga para investor juga sudah mulai Kembali berinvestasi di negara kita, para wisatawan juga sudah mulai berdatangan ke Indonesia. Dengan kondisi yang sudah mulai membaik ini kita juga harus selalu memperkenalkan dan bangga dengan budaya kita sendiri, dengan demikian kita termasuk salah satu dari masyarakat yang membela negara dan cinta tanah air.

Semoga dengan semakin majunya ini kita bisa membangkitkan semangat bela negara kita dengan memasarkan produk menggunakan digitalisasi dan dengan membuat konten-konten edukatif yang dapat membuat masyarakat itu sendi tahu apa aitu bela negara, patriotisme, dan cinta tanah air.

Oleh : Muhammad Farras Nasrida
       (Peserta Latsar CPNS Angkatan XXVII Puslatbang KDOD)
587Dibaca

Berita Terkait

Melampaui Bendera dan Kembang Api, Mengartikan Ulang Kemerdekaan Indonesia
Pentingnya Politik Santun dan Berbudaya Jelang Pemilu 2024
Merajut Kembali Tenun Kebangsaan Melalui Pesan Budaya
Wajah Buram Politik Indonesia
Presiden Putin dan Kesejahteraan Kutim (Bagian Pertama)
BELA NEGARA, EKONOMI, DAN COVID-19
Kaidah Jurnalistik, Etika dan Hukum, Sudahkah Berbanding Lurus?
Mengenal Perasaan Anda Lebih Jauh

Berita Terkait

Kamis, 17 Agustus 2023 - 15:56 WITA

Melampaui Bendera dan Kembang Api, Mengartikan Ulang Kemerdekaan Indonesia

Senin, 3 Juli 2023 - 20:22 WITA

Pentingnya Politik Santun dan Berbudaya Jelang Pemilu 2024

Minggu, 2 Juli 2023 - 21:36 WITA

Merajut Kembali Tenun Kebangsaan Melalui Pesan Budaya

Minggu, 2 Juli 2023 - 20:39 WITA

Wajah Buram Politik Indonesia

Selasa, 6 Desember 2022 - 00:20 WITA

Presiden Putin dan Kesejahteraan Kutim (Bagian Pertama)

Minggu, 31 Juli 2022 - 08:33 WITA

BELA NEGARA DALAM PEREKONOMIAN

Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:13 WITA

BELA NEGARA, EKONOMI, DAN COVID-19

Selasa, 23 November 2021 - 21:05 WITA

Kaidah Jurnalistik, Etika dan Hukum, Sudahkah Berbanding Lurus?

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini