Peringati Harlah Pancasila 2024, Bupati Ardiansyah Sulaiman Tegaskan Makna Pancasila

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2024, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap makna Pancasila. Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dihadiri oleh berbagai pihak serta media.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat wawancara. (meika/ sgtk)

Dalam wawancara pasca-upacara, Bupati Ardiansyah mengungkapkan, Pancasila merupakan hasil pengorbanan bangsa yang harus terus diingat dan dipahami. Ia menjelaskan bahwa Pancasila sebagai hasil perjuangan bangsa harus selalu dikenang sebagai pedoman hidup. “Pancasila itu sendiri sebagai pengorbanan bangsa, sehingga diantaranya dan sampai pada hari ini kita harus melakukan upacara guna mengingat kembali bagaimana komponen-komponen bangsa yang telah dilakukan,” ujarnya.

Bupati Ardiansyah juga menyoroti keberagaman yang ada di Kutim, dengan mengatakan, “Suku, adat, budaya, dan agama semua ada di Kutim,” menegaskan kekayaan budaya dan keberagaman daerah yang harus dipertahankan.

Mengacu pada amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa Pancasila berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa. “Pancasila itu adalah alat yang memang pada saat itu menjadi salah satu pilihan yang tidak ada lagi yang lain, supaya integritas bangsa ini satu kesatuan dan itu sampai sekarang ini berhasil dan menjadi bagian kerangka ideologi Indonesia untuk keberagaman,” tambahnya

Dalam merayakan Harlah Pancasila, Ardiansyah mengajak masyarakat untuk mengekspresikan diri melalui berbagai kegiatan. “Ada dua agenda besar, yaitu di Lapangan Helipad dan sore ini di Polder Ilham Maulana, di mana akan ada ekspresi budaya dan keberagaman yang divisualisasikan dengan kegiatan beragam,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Ardiansyah menyoroti komitmen Pemkab Kutim terhadap keadilan sosial melalui program jaminan sosial. “Kemarin, kita launching untuk jaminan sosial bagi masyarakat Kutim, dan itu sudah terdaftar 14 ribu (orang/ peserta). Dan tahun ini kita tambah menjadi 85 ribu, tahun depan kita tingkatkan menjadi 150 ribu,” tegasnya.

Baca Juga  Dorong Pelestarian Bahasa Daerah, Disdikbud Berencana Implementasikan Bahasa Kutai Dalam Kurikulum SD

“Jadi kita harapkan jaminan sosial ini mampu memberikan ketenangan masyarakat yang memang notabene mereka tidak mampu,” tambahnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

830Dibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA