
SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mencari celah untuk mengoptimalkan Bandara Ujung Lahai di Kecamatan Kombeng. Meski berstatus sebagai aset daerah, pengelolaan bandara perintis ini memerlukan koordinasi lintas sektor lantaran pemkab tidak lagi memegang kewenangan mutlak di sektor penerbangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, menjelaskan bahwa Bandara Ujung Lahai yang beroperasi sejak 2013 masih tercatat dalam daftar aset daerah dan melayani penerbangan umum serta perintis rute Kombeng–Samarinda.

“Bandara Ujung Lahai itu masih tercatat sebagai bandara dan aset kita. Walaupun sekarang kita tidak punya kewenangan mutlak terkait penerbangan,” ujar Masrianto saat ditemui di ruang kerjanya.
Batasan kewenangan tersebut membuat Dishub harus cermat merumuskan langkah pengembangan. Guna menyiasati keterbatasan anggaran dan regulasi, pemerintah daerah memilih jalur kolaboratif dengan merangkul korporasi yang beroperasi di sekitar kawasan Kombeng, Telen, dan Wahau.
Saat ini, Dishub tengah menyiapkan rancangan usulan yang nantinya akan diserahkan kepada Wakil Bupati selaku koordinator program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di sekitar Kombeng, Telen, dan Wahau. Kami mencoba mengoptimalkan TJSL atau CSR mereka untuk membantu peningkatan infrastruktur bandara,” imbuhnya.
Kehadiran jalur udara ini dinilai memegang peran krusial bagi masyarakat pedalaman. Masrianto membeberkan bahwa perjalanan darat dari Kombeng menuju Samarinda memakan waktu hingga sembilan jam. Sementara dengan penerbangan perintis, jarak tersebut dapat dipangkas drastis menjadi sekitar 45 menit saja.
“Kalau lewat darat itu bisa sekitar sembilan jam, sedangkan lewat udara kurang lebih 45 menit,” tuturnya.
Saat ini, pihak Dishub masih berfokus pada tahap penyusunan rancangan usulan tersebut untuk selanjutnya dikoordinasikan secara resmi dengan Wakil Bupati selaku pihak yang membidangi koordinasi TJSL/CSR perusahaan. (adv/Diskominfo Kutim)





















