Kajian LAPI ITB Jadi Penentu Pengembangan Bandara Tanjung Bara

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Rencana pengembangan Bandara Tanjung Bara di Kabupaten Kutai Timur masih menunggu hasil kajian Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB). Kajian tersebut untuk melihat kemungkinan bandara dimanfaatkan sebagai fasilitas penerbangan umum.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, menerangkan pengembangan Bandara Tanjung Bara dilakukan melalui koordinasi pemerintah daerah dengan manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC). Dalam proses tersebut, PT KPC telah menunjuk LAPI ITB untuk melakukan kajian.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Masrianto Suriansyah. (Meika/ sgtk)

“PT KPC sudah menunjuk LAPI ITB untuk mengkaji pengembangan Bandara Tanjung Bara, apakah bisa untuk penerbangan umum. Kita masih menunggu rekomendasi dari LAPI ITB,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Selain dengan manajemen PT KPC, Dishub Kutai Timur juga melakukan koordinasi dengan pihak Bandara Region 7 Balikpapan. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari pembahasan terkait rencana pengembangan Bandara Tanjung Bara.

“Untuk Bandara Tanjung Bara, kita memang ada koordinasi dengan Bandara Region 7 Balikpapan,” jelasnya.

Masrianto menerangkan, koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan karena pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan penuh dalam penyelenggaraan transportasi udara. Kewenangan tersebut membuat pengembangan bandara perlu dibahas bersama pihak-pihak terkait.

Di sisi lain, hasil kajian LAPI ITB masih menjadi bagian yang ditunggu pemerintah daerah. Rekomendasi tersebut nantinya akan memberikan gambaran mengenai kemungkinan pengembangan Bandara Tanjung Bara, termasuk peluang pemanfaatannya untuk penerbangan umum.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur selanjutnya akan melihat hasil kajian tersebut sebagai bahan dalam menentukan tindak lanjut rencana pengembangan Bandara Tanjung Bara. Untuk saat ini, proses masih berada pada tahap kajian dan koordinasi antarpihak. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA