Proyek Strategis Rp144 Miliar, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Masuki Tahap Review Kontrak

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Rencana pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur memasuki babak baru. Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur menargetkan penandatanganan kontrak fisik proyek strategis senilai Rp144 miliar ini dapat dilakukan pada akhir September 2026.

Sekretaris Dishub Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, mengungkapkan bahwa proses lelang telah selesai dan saat ini proyek berskema tahun jamak (multiyears) tersebut berada pada tahap review (peninjauan) calon penyedia jasa.

Sekretaris Dishub Kutai Timur, Masrianto Suriansyah. (Meika/ sgtk)

“Alhamdulillah, sesuai tahapan pengadaan barang dan jasa, sudah ada pemenang dan insyaallah ini akan berjalan sesuai rencana,” ujar Masrianto saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, jika seluruh rangkaian review berjalan lancar tanpa kendala administratif, penandatanganan kontrak kerja sama dijadwalkan terlaksana sebelum September berakhir.

Lebih lanjut, Masrianto memaparkan bahwa pembiayaan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dirancang mencakup dua tahun anggaran, yakni 2026 dan 2027, atas kesepakatan antara pemerintah daerah dan legislatif. Proyek ini pun telah ditetapkan sebagai program prioritas daerah.

Selain kepastian anggaran, kepastian hukum atas aset pelabuhan juga telah tuntas. Pelabuhan Kenyamukan kini sah menjadi milik Pemkab Kutai Timur menyusul adanya pelimpahan resmi dari Kementerian Perhubungan. Dengan kejelasan status tersebut, pengembangan pelabuhan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

“Legal hukumnya adalah pelimpahan dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sehingga aset ini sepenuhnya milik pemerintah daerah,” tegasnya.

Dengan tuntasnya status aset dan proses lelang yang hampir rampung, Dishub Kutai Timur kini tinggal menunggu hasil akhir review sebelum beranjak ke penandatanganan kontrak fisik guna memperkuat konektivitas transportasi laut di Kutai Timur. (adv/Diskominfo Kutim)

716Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA