Proyek Strategis Rp144 Miliar, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Masuki Tahap Review Kontrak

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Rencana pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur memasuki babak baru. Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur menargetkan penandatanganan kontrak fisik proyek strategis senilai Rp144 miliar ini dapat dilakukan pada akhir September 2026.

Sekretaris Dishub Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, mengungkapkan bahwa proses lelang telah selesai dan saat ini proyek berskema tahun jamak (multiyears) tersebut berada pada tahap review (peninjauan) calon penyedia jasa.

Sekretaris Dishub Kutai Timur, Masrianto Suriansyah. (Meika/ sgtk)

“Alhamdulillah, sesuai tahapan pengadaan barang dan jasa, sudah ada pemenang dan insyaallah ini akan berjalan sesuai rencana,” ujar Masrianto saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, jika seluruh rangkaian review berjalan lancar tanpa kendala administratif, penandatanganan kontrak kerja sama dijadwalkan terlaksana sebelum September berakhir.

Lebih lanjut, Masrianto memaparkan bahwa pembiayaan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dirancang mencakup dua tahun anggaran, yakni 2026 dan 2027, atas kesepakatan antara pemerintah daerah dan legislatif. Proyek ini pun telah ditetapkan sebagai program prioritas daerah.

Selain kepastian anggaran, kepastian hukum atas aset pelabuhan juga telah tuntas. Pelabuhan Kenyamukan kini sah menjadi milik Pemkab Kutai Timur menyusul adanya pelimpahan resmi dari Kementerian Perhubungan. Dengan kejelasan status tersebut, pengembangan pelabuhan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

“Legal hukumnya adalah pelimpahan dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sehingga aset ini sepenuhnya milik pemerintah daerah,” tegasnya.

Dengan tuntasnya status aset dan proses lelang yang hampir rampung, Dishub Kutai Timur kini tinggal menunggu hasil akhir review sebelum beranjak ke penandatanganan kontrak fisik guna memperkuat konektivitas transportasi laut di Kutai Timur. (adv/Diskominfo Kutim)

608Dibaca

Berita Terkait

Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional
Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC
Siap Kawal: Penghubung Layanan Adminduk Lintas Instansi di Kutim
Kualitas Udara Memburuk, Disdikbud Kutim Liburkan Sekolah dan Terapkan Pembelajaran Daring
Dinkes Kutim Penuhi Dokter Spesialis di RS Kecamatan, Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter
Dinkes Kutai Timur Imbau Pembuka Lahan Periksa Malaria ke Puskesmas
Kasus ISPA di Kutim Meningkat, Dinkes Perkuat Kewaspadaan Penyakit Sensitif Iklim
Kualitas Udara Kutai Timur Masuk Kategori Tidak Sehat, Kadinkes Imbau Warga Gunakan Masker

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:22 WITA

Proyek Strategis Rp144 Miliar, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Masuki Tahap Review Kontrak

Jumat, 18 September 2026 - 09:26 WITA

Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 08:28 WITA

Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Jumat, 18 September 2026 - 08:27 WITA

Siap Kawal: Penghubung Layanan Adminduk Lintas Instansi di Kutim

Kamis, 17 September 2026 - 09:15 WITA

Dinkes Kutim Penuhi Dokter Spesialis di RS Kecamatan, Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:28 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Siap Kawal: Penghubung Layanan Adminduk Lintas Instansi di Kutim

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:27 WITA