Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Sejumlah atlet yang sebelumnya dipersiapkan Kutai Timur untuk menghadapi kompetisi tidak lagi dapat diturunkan karena terbentur ketentuan batas usia. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang disoroti Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, dalam menyiapkan kekuatan atlet daerah untuk ajang olahraga berikutnya.

Mahyunadi menyebut perubahan komposisi atlet akibat batas usia juga dialami kabupaten dan kota lain. Namun, menurutnya, sejumlah daerah telah lebih dahulu menyiapkan atlet muda melalui pembinaan sejak usia dini sehingga memiliki calon atlet untuk melanjutkan generasi sebelumnya.

petisi tidak lagi dapat diturunkan karena terbentur ketentuan batas usia. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang disoroti Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Meika/ sgtk)

“Kita mengalami turbulensi yang tinggi. Atlet yang dulu banyak kita siapkan, banyak tidak bisa main karena batasan usia,” ungkap Mahyunadi.

Ia mencontohkan beberapa daerah yang telah memiliki pola pembinaan usia dini melalui sekolah atlet, sekolah sepak bola maupun pembinaan pada cabang olahraga tertentu. Pola tersebut membuat penyiapan atlet tidak hanya bergantung pada atlet yang sudah berada di kelompok usia pertandingan saat ini.

Bagi Kutai Timur, perubahan tersebut menuntut adanya penyiapan atlet muda yang dilakukan lebih awal. Mahyunadi menilai kebutuhan tersebut perlu diperhatikan agar daerah memiliki calon atlet ketika atlet yang sebelumnya dipersiapkan sudah tidak memenuhi batas usia pertandingan.

“Kalau mereka sudah prepare, kita seketika harus juga tidak bisa ketinggalan,” jelasnya.

Menurut Mahyunadi, penyiapan atlet muda juga perlu melihat potensi yang tersedia di daerah. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan untuk mengetahui atlet yang dapat dipersiapkan menghadapi agenda olahraga mendatang, terutama ketika Kutai Timur harus menghadapi perubahan komposisi atlet.

Baca Juga  Pemkab Kutim Siapkan Operasional Bus Perintis Samarinda–Muara Bengkal

Ia kemudian mengaitkan kebutuhan tersebut dengan digitalisasi cabang olahraga. Sistem yang dibangun diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi dan kebutuhan atlet yang harus dipersiapkan untuk ajang berikutnya.

“Maka dengan adanya digitalisasi cabang olahraga ini kita harap akan mampu memberikan jawaban terhadap kebutuhan atlet pada Porprov yang akan datang,” terangnya.

Mahyunadi menilai penyiapan atlet muda tidak dapat dilakukan secara mendadak ketika kompetisi sudah di depan mata. Pembinaan perlu dilakukan sejak lebih awal agar atlet memiliki waktu untuk berkembang dan dipersiapkan menghadapi tingkat persaingan yang dibutuhkan.

Persoalan batas usia tersebut pada akhirnya membuat keberlanjutan pembinaan menjadi bagian penting dalam persiapan olahraga Kutai Timur. Atlet yang telah tidak dapat bertanding karena ketentuan usia perlu diikuti dengan kesiapan generasi berikutnya, sehingga proses pembinaan tetap memiliki kesinambungan menuju kompetisi selanjutnya. (adv/Diskominfo Kutim)

703Dibaca

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA