
SANGATTAKU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah taktis dalam sektor infrastruktur perkotaan dan wilayah. Sepanjang tahun anggaran 2026, Dishub memprioritaskan realisasi pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dua kawasan strategis, sembari merampungkan proses pendataan aset warisan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain.

Sekretaris Dishub Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan ini berjalan beriringan dengan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh titik PJU yang sebelumnya dikelola secara sektoral sejak pelimpahan wewenang pada 2025 lalu.
“Tahun ini Dinas Perhubungan sedang menginventarisasi seluruh PJU yang ada di Kabupaten Kutai Timur, yang sebelumnya telah dibangun oleh beberapa SKPD. Insyaallah, data ini ke depan akan jadi acuan kita dalam menentukan kebijakan terkait dengan PJU,” ujar Masrianto, Rabu (16/9/2026).
Adapun kedua titik utama yang menjadi fokus pengerjaan fisik tahun ini memiliki urgensi tinggi bagi konektivitas daerah. Titik pertama dipusatkan pada akses jalan menuju Pelabuhan Kenyamukan guna menunjang kesiapan operasional pelabuhan yang dijadwalkan mulai aktif pada 2028 mendatang. Sementara itu, titik kedua diarahkan ke wilayah Kecamatan Kaliorang sebagai pilot project pemerataan fasilitas penerangan di luar kawasan perkotaan inti.
Namun, pemerataan serupa untuk kecamatan-kecamatan lain belum dapat digarap sekaligus. Masrianto menegaskan bahwa sisa wilayah yang belum terjangkau akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu, menunggu kesiapan ruang fiskal daerah.
“Untuk tahun ini pada dua lokasi ini jadi fokus kita dulu untuk membangun dan ini juga akan bertahap sesuai dengan fiskal APBD. Kecamatan-kecamatan yang lainnya tinggal menunggu jadwal saja untuk kita lakukan pembangunan dan pengadaan,” pungkasnya. (adv/Diskominfo Kutim)






















