Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mendorong pembinaan olahraga di daerah tersebut mulai mengandalkan sistem berbasis data. Hal itu disampaikannya usai membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan aplikasi dan website serta pelatihan digitalisasi atlet, Senin, 21 September 2026, di Kantor KONI Kutai Timur.

Menurut Mahyunadi, pengembangan aplikasi dan website tersebut tidak sebatas menghadirkan sarana digital bagi KONI maupun cabang olahraga (cabor). Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola olahraga yang lebih tertib, terukur dan modern.

(kiri ke kanan) Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi – Kadispora Kutai Timur, Basuki Isnawan. (Meika/ sgtk)

“Yang jauh lebih penting, kita sedang membangun sistem olahraga Kutai Timur yang lebih tertib, terukur dan modern,” terangnya.

Ia menilai salah satu persoalan dalam pembinaan olahraga selama ini berkaitan dengan data yang masih tersebar. Data atlet berada di masing-masing cabor, sementara informasi mengenai prestasi, pelatih, hasil kejuaraan hingga perkembangan kemampuan atlet juga belum terhimpun dalam satu sistem.

Kondisi tersebut membuat informasi mengenai perkembangan olahraga tidak selalu dapat diperoleh secara cepat dan menyeluruh. Padahal, data diperlukan untuk mengetahui kondisi atlet sekaligus menjadi bahan dalam menentukan arah pembinaan.

Melalui sistem digital, Mahyunadi berharap informasi tersebut dapat dihimpun menjadi basis data olahraga Kabupaten Kutai Timur. Data itu nantinya dapat membantu pemerintah daerah bersama KONI dalam menyusun program serta menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan dalam pembinaan atlet.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan tanpa dukungan data berisiko membuat pengambilan keputusan tidak memiliki dasar yang kuat.

“Pembinaan olahraga tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan. Pembinaan olahraga harus berbasis data,” tegasnya.

Mahyunadi juga menginginkan aplikasi yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan nama dan biodata atlet. Sistem tersebut perlu dikembangkan menjadi database prestasi atlet Kutai Timur sehingga perjalanan prestasi setiap atlet dapat terdokumentasi.

Baca Juga  Paripurna ke-8, Ke Tujuh Fraksi di DPRD Kutai Timur Sampaikan Pandangan Umum Terkait Rencana Awal RPJMD 2021-2026

Rekam jejak tersebut antara lain mencakup usia atlet, cabang olahraga, klub, pelatih, kejuaraan yang diikuti, medali yang diperoleh hingga perkembangan prestasi dari tahun ke tahun.

Dengan tersedianya data secara terintegrasi, pemerintah daerah dan KONI dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pembinaan olahraga di Kutai Timur. Informasi tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap program yang telah berjalan.

Mahyunadi menilai pembinaan olahraga pada akhirnya membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah memiliki peran dalam penyediaan fasilitas dan dukungan, KONI menjalankan pembinaan, sementara pelatih dan atlet berperan dalam proses peningkatan prestasi.

Ia berharap digitalisasi yang mulai dibangun melalui kegiatan tersebut dapat memperkuat proses pembinaan secara berkelanjutan, sekaligus membantu Kutai Timur menghasilkan atlet yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat provinsi, nasional hingga internasional. (adv/Diskominfo Kutim)

484Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA