
SANGATTAKU – Penurunan debit air dan ancaman musim kemarau menjadi sorotan utama dalam pembukaan Red Cross Independent of Art Competition (RIOAC) V. Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengingatkan ratusan peserta untuk mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menghemat penggunaan air selama kegiatan berlangsung.
RIOAC V yang diselenggarakan oleh Palang Merah Remaja (PMR) Unit 12 SMK Negeri 1 Rantau Pulung ini resmi dibuka dan berlangsung pada 16-19 September 2026. Ajang ini mempertemukan anggota PMR dari berbagai tingkatan mulai dari Mula, Madya, hingga Wira yang berasal dari 11 kecamatan di Kabupaten Kutai Timur, di antaranya Rantau Pulung, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Muara Wahau, Bengalon, Telen, Kongbeng, Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, dan Teluk Pandan.

Mewakili Ketua PMI Kutai Timur saat membuka acara, Vita Nurhasanah, menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca kering. Ia secara khusus meminta para peserta agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Terkait dengan karhutla, jangan membakar sampah di sekitar tenda atau di sekitar lokasi kegiatan yang dapat menimbulkan asap,” tegas Vita.
Selain ancaman karhutla, krisis ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian serius. Mengingat wilayah Rantau Pulung sedang mengalami penurunan debit air, peserta diimbau menggunakan air secara bijak. Peserta juga diingatkan untuk selalu mengenakan masker dalam setiap aktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi gangguan kesehatan akibat debu dan potensi asap.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan antarpelajar, RIOAC V diharapkan menjadi ruang bagi para relawan muda untuk bertukar pengalaman, mempererat persaudaraan, dan membangun solidaritas. Vita berharap kegiatan positif ini dapat terus berlanjut di Rantau Pulung ke depannya.
“Semoga kegiatan RIOAC ini tetap dilaksanakan di Rantau Pulung, karena sangat positif dalam membentuk karakter dan jiwa kemanusiaan, mengasah keterampilan, serta meningkatkan kerja sama tim,” ungkapnya.
Pelaksanaan RIOAC V tahun ini juga bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada 17 September 2026, dengan mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”. Sebagai bagian dari aksi kemanusiaan, panitia pelaksana turut menggelar kegiatan donor darah di SMK Negeri 1 Rantau Pulung. Kegiatan ini terbuka bagi pegawai, anggota PMR, dan masyarakat umum yang memenuhi syarat.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PMI Kutai Timur beserta jajaran pengurus (Sekretaris/Kepala Markas dan Ketua Bidang Relawan), unsur Forkopimcam, Kepala SMK Negeri 1 Rantau Pulung beserta jajaran, para kepala desa, pihak sponsor, kepala sekolah, serta tamu undangan lainnya. (adv/Diskominfo Kutim)





















