SANGATTAKU – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kutai Timur, Khairuddin, mengajak seluruh pengurus dan kader memperkuat persaudaraan serta konsolidasi organisasi di tengah dinamika internal partai. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar diharapkan menjadi kesempatan untuk menjaga soliditas dan mempersiapkan arah kepemimpinan partai ke depan.
Dalam sambutannya, Khairuddin menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa. Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi menjadi kunci untuk menjaga keutuhan Partai Golkar di Kutai Timur.

“Jangan ada yang merasa menjadi tamu di rumahnya sendiri. Golkar Kutai Timur harus menjadikan perbedaan sebagai bagian dari dinamika untuk berkembang, bukan sebagai konflik,” ujarnya.
Khairuddin mengungkapkan, sebelumnya terdapat berbagai informasi mengenai perbedaan di internal partai. Namun, melalui komunikasi dan kebersamaan yang terbangun, ia melihat jajaran pengurus Golkar Kutai Timur tetap memiliki semangat untuk menjaga soliditas organisasi.
Sebagai Plt. Ketua DPD II Golkar Kutai Timur, ia menyebut tugas utamanya adalah membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta mengonsolidasikan seluruh jajaran pengurus. Selain itu, ia juga bertanggung jawab mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur.
Menurut Khairuddin, Musda merupakan agenda penting yang tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan, tetapi juga menentukan arah perjalanan organisasi ke depan. Karena itu, persiapannya harus dilakukan secara serius dengan mengedepankan prinsip demokrasi dan ketentuan organisasi.
“Musda bukan hanya momentum pergantian atau pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum untuk menentukan arah Partai Golkar ke depan,” tegasnya.
Ia menekankan, pelaksanaan Musda harus berjalan tertib, demokratis, dan bermartabat dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta arahan dan keputusan pihak yang berwenang.

Khairuddin juga mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi memiliki batas waktu, sedangkan persaudaraan dan loyalitas terhadap partai perlu terus dipelihara. Ia berharap perbedaan pandangan tidak sampai merusak hubungan antarkader maupun mengesampingkan pengabdian yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
“Jangan sampai karena perbedaan, kita mengorbankan persaudaraan dan loyalitas kepada Partai Golkar. Kita memiliki sejarah panjang, kader-kader berpengalaman, serta potensi besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” katanya.
Ia mengajak seluruh pengurus untuk lebih mengutamakan kepentingan organisasi daripada terjebak dalam persoalan mengenai siapa yang benar dan siapa yang salah. Menurutnya, seluruh jajaran perlu memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong Partai Golkar Kutai Timur menjadi organisasi yang semakin maju, tertib, dan dipercaya masyarakat.
Khairuddin mengakui, upaya membangun dan menjalankan organisasi tidak dapat dilakukan seorang diri. Dukungan serta kerja sama seluruh pengurus dinilai penting agar proses konsolidasi berjalan dengan baik, terutama selama masa transisi kepemimpinan.
“Saya tidak bisa menjalankan organisasi ini sendiri. Saya meminta seluruh pengurus untuk bersama-sama membangun komunikasi, bekerja sama, dan mengedepankan kebesaran hati demi kepentingan partai,” ungkapnya.
Ia berharap masa transisi kepemimpinan tidak menjadi ruang bagi kepentingan pribadi maupun kelompok. Sebaliknya, momentum tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi dan menyatukan langkah seluruh kader demi kepentingan Partai Golkar Kutai Timur.
Dalam kesempatan itu, Khairuddin turut menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu, kader, dan pengurus yang telah berkontribusi dalam membangun Partai Golkar di Kutai Timur. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Kasmidi Bulang, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Timur.
Ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan selama kepemimpinan Kasmidi Bulang. Khairuddin juga mengajak seluruh kader untuk mempertahankan dan melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun demi keberlanjutan organisasi dan kepentingan masyarakat.
“Terima kasih kepada para pendahulu, seluruh kader, dan pengurus, khususnya Kanda Kasmidi Bulang yang telah membangun Partai Golkar Kutai Timur. Apa yang sudah dibangun mari kita pertahankan dan lanjutkan untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Khairuddin mengajak keluarga besar Partai Golkar menjadikan peringatan HUT ke-62 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian, dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Ia berharap semangat Golkar Bersama Rakyat tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, kebersamaan, serta komitmen untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur. (*/bl)





















