Keluhkan Minimnya Anggaran, Diskop UKM Ingin Penambahan Kendaraan Operasional

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Keluhkan minimnya anggaran, Diskop UKM ingin penambahan kendaraan operasional. Dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UKM), Darsafani penambahan kendaraan operasional dirasa perlu. Hal tersebut guna mengefisienkan penyuluhan dan pembinaan koperasi yang ada di Kutai Timur.

“Perlu saya sampaikan kepada Bapak Bupati, bahwasanya kami Dinas Koperasi UKM banyak terkendala masalah. Anggaran yang sangat kecil, ditambah dengan mobilitas lapangan yang sangat tinggi,” papar Darsafani saat membuka acara Pelatihan Akuntansi Bagi Pengurus Koperasi yang diselenggarakan di Teras Balad Cafe and Resto, Rabu (17/11//2021).

Keluhkan Minimnya Anggaran, Diskop UKM Ingin Penambahan Kendaraan Operasional
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Timur, Darsafani saat menyampaikan sambutan (17/11/2021). (foto: bollem)

Darsafani menjelaskan, butuh kendaraan yang sehat guna melakukan pendampingan dan pembinaan di 18 kecamatan yang ada di Kutai Timur. Selain itu, Diskop UKM juga wajib menghadiri pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi-koperasi yang ada di Kutai Timur.

“Kendaraan yang ada saat ini dalam keadaan rusak berat, dengan jumlah koperasi yang tidak seimbang dengan operasional,” lanjut Darsafani.

Dalam kesempatan itu pula Darsafani menyampaikan, hingga November 2021, jumlah koperasi yang ada di Kutai Timur mencapai 1154 unit koperasi.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengaku, Pemkab Kutim bukan tidak ingin menambahkan kendaraan opersional seperti yg diutarakan Kadiskop UKM. Ardiansyah mengaku, saat ini Kutai Timur tengah menjalani sanksi terkait itu.

“Kita masih kena sanksi, tidak dibenarkan untuk membeli kendaraan,” jelas Bupati.

“Kendaraan kita sudah tua-tua semua, di sisi lain proses untuk pelelangan itu belum berjalan,” imbuhnya pula.

Bupati berpesan, agar koperasi-koperasi yang ada di Kutai Timur, bisa berfokus dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan SDM yang handal, Ardiansyah yakin, koperasi yang ada akan cermat membaca peluang untuk kemajuan koperasinya.

Baca Juga  Pemkab Kutim Gelar FGD Tahap II Penyusunan RPPLH untuk Pembangunan Berkelanjutan

“Hasil pelatihan ini, mudah-mudahan dalam satu tahun ke depan, jumlah koperasi yang sehat meningkat, sehat dari sisi administrasi dan sehat dari sisi hasil usahanya,” pungkasnya.(/adv/bl)

944Dibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA