LKPJ Bupati Kutai Timur 2023 Dinilai Kurang Lengkap dan Transparan, Faizal Rachman: Akan Kita Tindaklanjuti

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Faizal Rachman, meminta pemerintah daerah untuk melengkapi data terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah tahun 2023. Hal ini diungkapkan Faizal setelah mengikuti rapat pembahasan LKPJ Bupati Kutai Timur tahun 2023 di Ruang Hearing, Kantor DPRD Kutai Timur beberapa hari lalu.

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. (dok. ist)

“Tahun ini, LKPJ agak berbeda dengan tahun sebelumnya, program dan kegiatannya tidak ditampilkan, kalaupun ada datanya kurang lengkap. Ini yang akan kita tindak lanjuti,” ujar Faizal, anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kutai Timur.

LKPJ adalah laporan berupa informasi penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran atau akhir masa jabatan yang disampaikan kepala daerah kepada DPRD. Penyusunan LKPJ bertujuan untuk menyampaikan secara transparan capaian kinerja berbagai program dan kegiatan.

Faizal mengungkapkan bahwa data dalam LKPJ Bupati Kutai Timur tahun ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. “Pada LKPJ tahun 2022, seluruh program kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilampirkan, mulai dari nama kegiatan, nilai pagu anggaran yang digunakan, hingga capaian realisasi keuangannya. Sementara, di LKPJ tahun ini tidak selengkap itu,” jelasnya.

DPRD dan kepala daerah memiliki kedudukan yang setara, sehingga penyampaian LKPJ dari kepala daerah kepada DPRD tidak berlangsung dalam konteks menerima atau menolak, melainkan sebagai bahan menetapkan kebijakan pemerintah daerah dan pelaksanaan fungsi pengawasan.

“Dokumen laporan yang menjadi kewajiban setiap kepala daerah harus berisi tentang penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Kita akan menindaklanjuti dan mencari tahu penyebab ketidaklengkapan data ini,” tegas Faizal.

Dengan demikian, harapan Faizal dan anggota DPRD lainnya adalah agar pemerintah daerah bisa segera melengkapi data yang kurang dalam LKPJ 2023, sehingga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dapat terwujud dengan baik. (AD01/DPRD Kutim)

Berita Terkait

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas
Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali
Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:34 WITA

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru