Indikator Evaluasi Dana RT Kutim Belum Final, DPMDes Janji Segera Rampungkan

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengakui bahwa indikator pengukuran resmi untuk mengevaluasi pelaksanaan program Dana Rukun Tetangga (RT) saat ini masih dalam tahap penyusunan. Meskipun program Dana RT telah berjalan seiring dengan aturan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), standar baku untuk mengukur keberhasilannya belum dirumuskan secara final.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim, Muhammad Basuni, menyampaikan bahwa penetapan indikator tersebut menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Pernyataan ini disampaikan Basuni saat memberikan penjelasan mengenai teknis pendampingan dan pelaporan program yang dilaksanakan di Kutim.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kutai Timur (DPMDes Kutim), Muhammad Basuni. (bl/sangattaku)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kutai Timur (DPMDes Kutim), Muhammad Basuni. (bl/sangattaku)

Basuni menjelaskan bahwa pihaknya belum merumuskan secara tuntas indikator baku tersebut. Namun, ia memastikan bahwa perumusan standar evaluasi akan segera diselesaikan. “Kami belum merumuskan indikator pengukuran ini. Dalam waktu dekat, indikator pencapaian akan segera kami tetapkan,” ujar Basuni.

Indikator pengukuran ini dianggap sangat vital karena berfungsi sebagai tolok ukur bagi pemerintah daerah untuk menilai sejauh mana program Dana RT mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Terdapat empat tujuan utama yang harus dicapai oleh program ini. Empat tujuan tersebut mencakup peningkatan layanan dasar masyarakat, penguatan pembangunan di tingkat rukun tetangga, serta kontribusi nyata terhadap upaya penanganan kemiskinan dan penurunan angka stunting di wilayah Kutim.

Tanpa adanya indikator yang jelas dan terukur, efektivitas penggunaan dana yang dialokasikan ke tingkat RT sulit dipertanggungjawabkan secara objektif. Indikator ini akan menjadi panduan bagi semua pihak, mulai dari perangkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, untuk memastikan bahwa alokasi anggaran tidak hanya terserap habis, tetapi juga mencapai sasaran program yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Perkim Kutai Timur Siapkan Rp400 Miliar untuk Infrastruktur Permukiman pada 2026

Lebih lanjut, Basuni menambahkan bahwa mekanisme pelaporan program telah dirancang secara berjenjang. Meski demikian, laporan tersebut baru akan memiliki nilai evaluatif yang kuat setelah indikator pengukuran resmi diterbitkan dan disepakati. Seluruh data dan laporan yang masuk nantinya akan menjadi bahan analisis untuk menentukan langkah kebijakan program Dana RT di masa mendatang, memastikan bahwa program ini benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pembangunan berbasis komunitas. (adv/Diskominfo Kutim)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WITA

TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Berita Terbaru