Dinas Perkim Kutim Temukan Warga Masih Gunakan Bus Beton sebagai Tangki Septik

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menemukan masih adanya pemahaman yang keliru di masyarakat mengenai kriteria fasilitas sanitasi standar. Berdasarkan pemeriksaan langsung di lapangan, petugas menjumpai sejumlah warga yang menganggap penampungan limbah berbahan bus beton atau gorong-gorong sudah memenuhi fungsi sebagai tangki septik.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kutim, Mohammad Noor. (Meika/ sgtk)

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kutim, Mohammad Noor, menjelaskan bahwa penggunaan gorong-gorong atau bus beton sebagai penampungan limbah tidak memenuhi standar teknis sanitasi. Model pembuangan tersebut masih memiliki celah yang memungkinkan limbah cair meresap langsung ke dalam tanah dan berpotensi mencemari sumber air bersih warga.

“Kadang masyarakat berpikir sudah punya tangki septik. Tetapi ketika kami lihat di lapangan, ternyata hanya gorong-gorong atau bus beton,” terang Noor saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026).

Merespons temuan tersebut, Dinas Perkim Kutim menerapkan sistem verifikasi yang berfokus pada kelayakan standar teknis fasilitas sanitasi, bukan sekadar ketersediaan fisiknya. Fasilitas penampungan limbah warga yang diketahui belum memenuhi kriteria teknis dikategorikan belum memiliki tangki septik standar, sehingga dapat diusulkan untuk menerima bantuan penggantian unit baru secara gratis.

Tangki septik terstandard. (Meika/ sgtk)

“Jadi verifikasi kami di lapangan bukan ada atau tidak ada tangki septik, tetapi standar atau tidak standar tangki septik. Walaupun dia sudah ada, tetapi memang tidak standar, kami anggap tetap tidak ada,” tegas Noor.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Perkim Kutim telah menyiagakan stok unit tangki septik terstandar yang dirancang kedap untuk mencegah resapan limbah ke air tanah. Program bantuan pemasangan gratis ini ditujukan bagi rumah swadaya milik masyarakat umum, dengan prioritas pada pemukiman yang masuk dalam peta kawasan kumuh.

Baca Juga  Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas

Noor menegaskan bahwa pembenahan sanitasi ini menjadi bagian dari penataan kawasan kumuh di Kabupaten Kutai Timur, mengingat kondisi sanitasi merupakan salah satu indikator dalam penentuan tingkat kekumuhan suatu wilayah.

“Kalau di kawasan kumuh khususnya, itu yang kami prioritaskan terlebih dahulu karena bagian dari salah satu indikator kumuh adalah sanitasi,” imbuhnya.

Melalui pendataan berkala, sosialisasi teknis mengenai fasilitas sanitasi standar, serta penyaluran bantuan unit tangki septik secara langsung, Dinas Perkim Kutim terus berupaya memenuhi kebutuhan sanitasi yang aman bagi lingkungan masyarakat. (adv/Diskominfo Kutim)

651Dibaca

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA