Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU -Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memastikan penanganan infrastruktur pada 2026 tidak hanya menyasar kawasan perumahan yang dibangun pengembang, tetapi juga permukiman swadaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) sekaligus Plt Sekretaris Disperkim Kutai Timur, Asran Lode, menjelaskan kepastian tersebut diperoleh setelah adanya klarifikasi dari pihak kementerian mengenai cakupan pengertian perumahan dalam regulasi yang menjadi acuan pemerintah daerah.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) sekaligus Plt Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Kutai Timur, Asran Lode. (Meika/ sgtk)

Sebelumnya, sempat terdapat perbedaan pemahaman antara Disperkim dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur terkait istilah perumahan dalam Permendagri. Pemahaman awal mengarah pada kawasan perumahan yang dibangun oleh pengembang atau developer.

Namun, hasil klarifikasi dengan pihak kementerian memastikan cakupan tersebut tidak terbatas pada perumahan yang dibangun pengembang. Permukiman yang tumbuh secara swadaya di tengah masyarakat, termasuk kawasan padat penduduk, juga dapat menjadi bagian dari penanganan infrastruktur sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran daerah.

“Termasuk perumahan yang dibangun oleh developer, perumahan swadaya yang tumbuh dengan sendirinya di masyarakat seperti kawasan padat penduduk juga menjadi bagian yang kami tangani, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. Itu kata kuncinya,” jelas Asran Lode, Senin (14/6/2026).

Dari sisi pelaksanaan, Disperkim saat ini juga tengah mempersiapkan sejumlah kegiatan fisik yang masuk dalam program tahun anggaran 2026. Asran menyebut terdapat kurang lebih 400 paket pekerjaan yang telah dipersiapkan dan dapat dipantau melalui Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Menurutnya, proses administrasi untuk paket yang berkaitan dengan pergeseran anggaran terus dikebut agar pelaksanaannya dapat segera memasuki tahap penandatanganan kontrak sebelum perubahan anggaran.

Baca Juga  Barisan Baru Bersatu (B3) Kutai Timur, Serahkan Puluhan Paket Sembako

Meski demikian, pelaksanaan seluruh paket tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Disperkim akan memprioritaskan penanganan berdasarkan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.

Dengan diperluasnya cakupan penanganan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menjangkau kebutuhan infrastruktur secara lebih merata, tidak hanya di kawasan perumahan terencana, tetapi juga pada permukiman swadaya yang berkembang di tengah masyarakat. (adv/Diskominfo Kutim)

971Dibaca

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA