Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama instansi vertikal bergerak cepat menyikapi penurunan oprit serta masalah abutmen pada Jembatan Lembak di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon. Guna mengantisipasi gangguan mobilitas masyarakat, skema pengalihan arus dan penyiapan jalur alternatif kini tengah dimatangkan secara terpadu demi kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Meika/ sgtk)

Jembatan Lembak yang merupakan bagian dari ruas jalan nasional memegang peranan vital sebagai sarana perhubungan utama serta penopang perputaran roda perekonomian warga di Bengalon dan kawasan sekitarnya. Sebelumnya, penanganan darurat sementara sempat dilakukan menggunakan pelat baja. Namun, demi menjaga keamanan konstruksi jembatan, kendaraan dengan muatan lebih dari delapan ton untuk sementara waktu dibatasi melintas.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa proses pengalihan arus saat ini sudah berjalan dengan mengutamakan persiapan darurat terlebih dahulu untuk mengantisipasi risiko di lapangan.

“Sudah dalam proses ya, dalam proses untuk persiapan yang darurat dulu ya,” jelas Ardiansyah saat dikonfirmasi mengenai progres penanganan tersebut, Jumat (25/9/2026).

Ia juga merinci pembagian penanganan di lapangan. Pihak Balai Jalan Nasional (BJN) turut bergerak melakukan penanganan teknis pada ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan mereka. Sementara itu, untuk jalur kabupaten, pemerintah daerah mengarahkan pengalihan arus melalui kawasan Sepaso Selatan dan Sepaso Timur agar akses penting masyarakat tetap terjaga dan tidak mengalami hambatan berarti.

Pembenahan jalur alternatif tersebut terus dikebut guna mengantisipasi kemungkinan pembatasan lanjutan secara mendadak. Meskipun rencana penanganan permanen Jembatan Lembak secara menyeluruh baru dijadwalkan pada 2027 mendatang, kesiapan mitigasi darurat ini diharapkan mampu menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas harian masyarakat. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Dispusip Kutai Timur Siapkan Relokasi Gedung Baru, Perkuat Digitalisasi, dan Perluas Akses Literasi
P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
DPMDes Kutai Timur Dorong Desa Punya Peta Arah Pembangunan Wilayah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:04 WITA

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WITA

Dispusip Kutai Timur Siapkan Relokasi Gedung Baru, Perkuat Digitalisasi, dan Perluas Akses Literasi

Sabtu, 26 September 2026 - 08:04 WITA

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Jumat, 25 September 2026 - 16:21 WITA

Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Sabtu, 26 Sep 2026 - 12:34 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Jembatan Lembak Bengalon Disiapkan untuk Pengalihan Darurat

Sabtu, 26 Sep 2026 - 10:04 WITA

Diskominfo Kutai Timur

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:04 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:21 WITA