Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Novel Ingin Pemkab Hadirkan Puskesmas Plus di Daerah Pelosok

Minggu, 27 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Novel Ingin Pemkab Hadirkan Puskesmas Plus di Daerah Pelosok. Kesehatan sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat memang sudah menjadi skala prioritas pemerintah. Berdasarkan undang-undang, pemerintah wajib menyediakan sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakatnya.

Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan, meski mengakui bahwa kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) di bidang kesehatan sudah sangat cukup baik, dirinya berkeinginan, untuk Pemkab Kutim dapat menghadirkan Puskesmas Plus, khususnya di daerah pelosok.

Untuk diketahui, Puskesmas Plus setidaknya memiliki tenaga medis yang memadai, seperti kebidanan, anak, bedah dan juga penyakit dalam.

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Novel Ingin Pemkab Hadirkan Puskesmas Plus di Daerah Pelosok
Legislator dari Partai Gerindra yang berlatar dokter, Novel Tyty Paembonan.(/ist)

“Dengan adanya Puskesmas Plus ini masyarakat tidak lagi kerepotan menempuh perjalanan yang cukup jauh, ketika mereka ingin berobat karena sudah memiliki Puskesmas yang lengkap,” jelasnya.

“Saat ini yang saya tahu tenaga kesehatan kita, itu sampai ke tingkat Desa. Sampai hari ini menurut saya itu sudah cukup, hanya status tenaga kesehatan ini masih ada yang TK2D, ada yg masih honor,” jelas Novel kemudian berkaitan dengan SDM Puskesmas Plus nantinya.

Sebelumnya Politisi yang memang berlatar belakang dokter ini menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Kutim atas kinerja di bidang kesehatan.

“Pemerintah sudah cukup baik menyiapkan sarana Puskesmas. Itu sudah lebih sesuai dengan aturan kesehatan. Bangunan sudah bukan kayu lagi, tapi sudah beton,” puji Novel.

“Ini saya lihat sudah baik,” ucap Novel manambahkan.

Novel pun memaparkan, bahwa ruangan-ruangan yang ada pun sudah tidak sembarangan lagi, melainkan sudah sesuati aturan. Salah satunya, lanjut Novel, penempatan ruangan laboratorium misalnya, harus sesuai dengan standar yang ada.

Kendati demikian, dirinya berharap, bangunan Puskesmas yang sudah baik tersebut, ditunjang pula oleh manajemen yang baik pula.

Baca Juga  Hari Keempat Penyekatan Dalam Kota, Awang Nanta Pastikan Sabtu-Minggu Jadwal Penyekatan Berjalan Seperti Biasa

“Ketersediaan obat, pelayanan kesehatan, harus terjamin agar masyarakat betul-betul merasakan,” pungkas Politisi dari Partai Gerindra itu.(*/bl)

985Dibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA