Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Gelar Sholat Istisqa’ Hadapi Kemarau Panjang

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung menggelar ibadah Sholat Sunnah Istisqa’ sebagai bentuk ikhtiar memohon diturunkannya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda wilayah setempat. Kegiatan ibadah yang berlangsung khusyuk tersebut diikuti oleh Camat Rantau Pulung, jajaran aparat, tokoh agama, serta warga masyarakat setempat secara berjamaah.

Salah satu momentum pelaksanaan Sholat Istisqa’. (dok. Kecamatan Rantau Pulung/ sgtk)

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Da’i Pembangunan bertindak sebagai imam, khatib, sekaligus memimpin pembacaan istigotsah. Sementara itu, teknis serta panduan tata cara pelaksanaan Sholat Istisqa’ dipandu langsung oleh pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rantau Pulung guna memastikan seluruh Rangkaian ibadah berjalan sesuai ketentuan syariat Islam.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menyampaikan bahwa fenomena musim kemarau panjang yang terjadi saat ini merupakan bagian dari ujian yang perlu disikapi dengan bijak oleh seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau agar kondisi ini dijadikan sarana evaluasi diri dan penguatan keimanan.

“Kondisi kemarau panjang saat ini merupakan bagian dari ujian dan cobaan dari Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum ini untuk bermuhasabah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Vita Nurhasanah usai kegiatan, Minggu (13/9/2026).

Pelaksanaan Sholat Istisqa’ ini diharapkan menjadi sarana kebersamaan antara pemerintah kecamatan, jajaran aparat, dan masyarakat dalam memanjatkan doa agar musibah kekeringan segera berakhir. Selain upaya spiritual melalui doa bersama, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung juga mengimbau warga untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan serta bijak dalam menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau masih berlangsung. (adv/Diskominfo Kutim)

834Dibaca

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA