
SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama instansi vertikal bergerak cepat menyikapi penurunan oprit serta masalah abutmen pada Jembatan Lembak di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon. Guna mengantisipasi gangguan mobilitas masyarakat, skema pengalihan arus dan penyiapan jalur alternatif kini tengah dimatangkan secara terpadu demi kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Jembatan Lembak yang merupakan bagian dari ruas jalan nasional memegang peranan vital sebagai sarana perhubungan utama serta penopang perputaran roda perekonomian warga di Bengalon dan kawasan sekitarnya. Sebelumnya, penanganan darurat sementara sempat dilakukan menggunakan pelat baja. Namun, demi menjaga keamanan konstruksi jembatan, kendaraan dengan muatan lebih dari delapan ton untuk sementara waktu dibatasi melintas.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa proses pengalihan arus saat ini sudah berjalan dengan mengutamakan persiapan darurat terlebih dahulu untuk mengantisipasi risiko di lapangan.
“Sudah dalam proses ya, dalam proses untuk persiapan yang darurat dulu ya,” jelas Ardiansyah saat dikonfirmasi mengenai progres penanganan tersebut, Jumat (25/9/2026).
Ia juga merinci pembagian penanganan di lapangan. Pihak Balai Jalan Nasional (BJN) turut bergerak melakukan penanganan teknis pada ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan mereka. Sementara itu, untuk jalur kabupaten, pemerintah daerah mengarahkan pengalihan arus melalui kawasan Sepaso Selatan dan Sepaso Timur agar akses penting masyarakat tetap terjaga dan tidak mengalami hambatan berarti.
Pembenahan jalur alternatif tersebut terus dikebut guna mengantisipasi kemungkinan pembatasan lanjutan secara mendadak. Meskipun rencana penanganan permanen Jembatan Lembak secara menyeluruh baru dijadwalkan pada 2027 mendatang, kesiapan mitigasi darurat ini diharapkan mampu menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas harian masyarakat. (adv/Diskominfo Kutim)






















