SANGATTAKU – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ronny Bonar Hamonangan Siburian, memberikan arahan dan motivasi kepada kontingen jurnalis Kutim yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur di Balikpapan, 4–5 November 2026.
Dalam arahannya, Ronny menekankan bahwa Porwada tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan membangun keakraban antarjurnalis dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Menurutnya, kompetisi harus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarsesama insan pers. Karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengedepankan kebersamaan dan mengendalikan emosi selama mengikuti pertandingan.

Ronny juga mengingatkan kembali pesan Bupati Kutai Timur yang sebelumnya disampaikan melalui Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Bidang Administrasi Umum, Idham Cholid. Pesan tersebut menekankan bahwa tujuan utama sebuah kompetisi, sebagaimana kegiatan olahraga Korpri, bukan semata-mata menentukan siapa yang menang dan kalah.
“Urusan menang dan kalah hanyalah sekadar bonus atau bentuk penghargaan dalam sebuah kompetisi bagi mereka yang berhasil meraih hasil terbaik,” tegasnya usai berdiskusi dengan kontingen Kutim di Ruang Ulin, Kantor Bupati Kutai Timur, Senin (2/11/2026).
Lebih lanjut, Ronny berharap keikutsertaan dalam Porwada IV dapat memperkuat kekompakan dan solidaritas jurnalis Kutai Timur. Ia memahami bahwa dinamika dalam organisasi, termasuk perbedaan pendapat dan pandangan, merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang bagi terjalinnya komunikasi dan silaturahmi antarsesama jurnalis.
Kepada kontingen yang membawa nama JUKUT (Jurnalis Kutai Timur), Ronny berpesan agar seluruh peserta menjaga etika dan perilaku selama berada di Balikpapan, baik ketika bertanding maupun saat berinteraksi dengan kontingen dari daerah lain.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Menurutnya, keikutsertaan kontingen Kutim dalam ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan citra positif daerah melalui sikap, etika, dan perilaku para jurnalisnya.
Ronny berharap para peserta dapat memperlihatkan bahwa Kutai Timur merupakan daerah yang terus berkembang dan memiliki sumber daya manusia dengan kualitas serta perilaku yang baik. Hal itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wajah Kutai Timur yang lebih luas kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Menutup arahannya, Ronny mendoakan agar kontingen jurnalis Kutai Timur mampu meraih hasil terbaik dalam Porwada IV Kaltim. Ia berharap capaian tahun ini dapat lebih baik dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada penyelenggaraan sebelumnya.
Selain mengejar prestasi, ia berharap seluruh peserta dapat membawa pulang pengalaman, memperluas jaringan persaudaraan, serta memperkuat solidaritas jurnalis Kutai Timur. (*/bl)





















