Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ingatkan, Peran dan Tanggung Jawab Lebih dari Sekadar Gelar

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Siti Robiah, yang menduduki jabatan Bunda PAUD Kutai Timur (Kutim), tidak hanya melihat jabatannya sebagai sekadar gelar, melainkan sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Hal ini ia sampaikan setelah mengukuhkan sembilan Bunda PAUD desa di Lamin Datun, Kecamatan Muara Ancalong, pada Sabtu (5/8/2023).

“Saya ingin sampaikan bahwa jabatan Bunda PAUD bukan hanya sekadar gelar, tetapi memiliki fungsi dan tugas yang harus dijalankan. Peran Bunda PAUD sangatlah strategis dalam membantu mendampingi serta terlibat dalam mewujudkan PAUD berkualitas,” ujar Siti Robiah, istri pejabat teratas di Pemkab Kutim.

Foto bersama Bunda PAUD Kutim, Hj Siti Robiah Sulaiman beserta Bunda PAUD Desa yang baru dikukuhkan. (*/ist)

Beberapa peran kunci Bunda PAUD yang harus diemban termasuk pembentukan kelompok kerja (Pokja) Bunda PAUD dari tingkat kecamatan hingga desa. Dengan adanya Pokja ini, semua kegiatan yang dilakukan oleh Bunda PAUD dapat terorganisir dengan baik.

“Tak hanya itu, kolaborasi juga diperlukan dengan korwil pendidikan di wilayah masing-masing, mitra-mitra PAUD, tenaga profesional, serta pelaku dari dunia usaha atau perusahaan,” tambahnya.

Selanjutnya, Siti Robiah menegaskan pentingnya mendukung pelaksanaan layanan PAUD yang berkualitas. Untuk mencapai hal ini, Bunda PAUD perlu terus berkoordinasi dengan lembaga PAUD di sekitar desa masing-masing. Ini akan membantu dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan tenaga kependidikan PAUD.

“Kami merasa bersyukur karena Disdikbud Kutim telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk guru-guru tentang Kurikulum Merdeka dan Bimtek bagi para guru yang mengalihkan tema PAUD ke SD di seluruh Kutai Timur,” katanya.

Dengan upaya seperti itu, Siti Robiah berharap peningkatan sumber daya manusia di lingkungan PAUD dapat tercapai. Hal ini akan memungkinkan para guru memberikan layanan pendidikan dengan cara yang menarik dan menyenangkan, tanpa menekan anak-anak dengan tuntutan yang terlalu berat.

Baca Juga  Bupati Kutai Timur Ajak Masyarakat Hadiri Tabligh Akbar dan Membangun Kebersamaan

“Peran Bunda PAUD juga melibatkan motivasi masyarakat dan stakeholder terkait. Semua ini merupakan tugas Bunda PAUD, dan kami berharap semua Bunda PAUD dan mitra-mitranya dapat memahami serta melaksanakannya dengan baik,” tutup Siti Robiah. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA