Lima Sekolah Kutai Timur Sabet Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh lima sekolah asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Baru-baru ini, kelima sekolah tersebut meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Apresiasi untuk prestasi ini tidak hanya datang dari pihak sekolah, tetapi juga mendapatkan pujian dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono. (*/ist)

Mulyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Rantau Pulung, menyampaikan kebanggaannya terhadap lima sekolah yang konsisten dalam melaksanakan Gerakan Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Penghargaan tingkat nasional ini menjadi bukti konkret atas dedikasi dan kerja keras sekolah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada lima sekolah yang mendapatkan penghargaan. Penghargaan ini adalah hasil dari konsistensi dan komitmen mereka dalam melaksanakan gerakan lingkungan hidup di lingkungan sekolah,” ungkap Mulyono dalam keterangan kepada media.

Lima sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional tersebut antara lain:

  1. SMP Negeri 2 Teluk Pandan,
  2. SD Negeri 006 Sangatta Utara,
  3. SD Negeri 010 Sangatta Utara,
  4. SD Dharma Utama Muara Wahau, dan
  5. SMP Dharma Utama Muara Wahau.

Menurut Mulyono, prestasi ini seharusnya menjadi contoh bagi sekolah lain di Kutai Timur. Ia berharap agar metode pengelolaan lingkungan yang diterapkan oleh sekolah-s ekolah tersebut bisa dijadikan inspirasi bagi sekolah lainnya.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya pelestarian lingkungan hidup di lingkungan sekolah dapat memberikan dampak positif. Saya berharap keberhasilan ini bisa segera diikuti oleh sekolah-sekolah lain di Kutai Timur,” tambahnya.

Gerakan PBLHS atau yang lebih dikenal dengan Program Adiwiyata telah berjalan sejak tahun 2006. Program ini bertujuan untuk membentuk perilaku warga sekolah yang bertanggung jawab dalam melestarikan lingkungan hidup. Dengan berbagai aspek seperti kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, serta penanaman dan pemeliharaan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah.

Baca Juga  Bimtek TP PKK, Euis Istiqomah Dorong Promosi Produk UP2K Melalui Digitalisasi

Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional menjadi bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap upaya sekolah dalam menjalankan program ini dengan penuh dedikasi. Keberlanjutan gerakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kutai Timur. (AD01/Diskominfo Staper)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA